Category archive

Celoteh

Celoteh

Agama Kebencian

Tuhan kekasihku tak mengajari apa pun kecuali cinta Kebencian tak ada kecuali cinta kau lukai hatinya (Emha Ainun Nadjib) Inti (ajaran) agama adalah cinta. Beragama berarti merasakan atau bahkan menebarkan cinta dan kasih sayang kepada sesama. Setiap nabi yang diturunkan ke muka bumi membawa kitab cinta. Risalah-risalah yang mereka bawa berkabar tentang cinta. Dari benih-benih…

Celoteh

Teologi Belah Bambu

Cara orang membelah bambu, satu sisi diangkat dan satu sisi lainnya diinjak, mengingatkan saya pada tren beragama hari ini yang makin kental memperagakan hal serupa. Sisi-sisi yang relevan dengan kepentingannya, faksi-ideologisnya, diumbulkan dan disiarkan; sisi-sisi yang tidak klop, berbeda faksi-ideologisnya, disembunyikan, tak disiarkan secara seimbang, apalagi diterima sebagai kebanaran pula—sebagai bagian dari bambu itu sendiri.…

Celoteh

Karya Sastra Sebagai Mimesis yang Bebas (Catatan Panjang Melawan Belenggu-Belenggu Berkarya) Bagian 3

Tema dan Imajinasi Bahwa kegiatan menulis merupakan kegiatan berpikir, tentu semua kita telah mafhum. Tetapi, ini hanya pandangan legal-formalnya, fiqh-nya. Artifisialnya, ritualnya, permukaannya, lahiriahnya. Di atasnya lagi, ada slogan yang vital sekali untuk kita wedarkan, yakni “menulis dengan hati”. Menghadirkan imajinasi, sebutlah dalam aspek tema dan kontemplasinya. Ini ranah tasawuf-nya, mistisnya, sophia perennis-nya, substansinya, ruhaninya.…

Celoteh

Karya Sastra Sebagai Mimesis yang Bebas (Catatan Panjang Melawan Belenggu-Belenggu Berkarya) Bagian 2

  Mendobrak Struktur-Struktur Sebelum menggunjingkan imajinasi yang tak terbatas, mari kita pikirkan tentang struktur-struktur bercerita yang lebih mekanis dan sistemis. Kesistemisan dan kemekanisan struktur-struktur dalam menulis cerpen dan novel, misal, jelas merupakan perkara-perkara yang mudah sekali dikuasai. Bahkan, seorang tukang gosip tanpa perlu kenal apa itu plot, karakter, konflik, dan setting, sangatlah bisa menciptakan cerita…

Celoteh

Karya Sastra Sebagai Mimesis yang Bebas (Catatan Panjang Melawan Belenggu-Belenggu Berkarya) Bagian 1

  Di hadapan kenyataan demikian, tak seorang pun bisa membela filosofinya; tak ada lagi yang membicarakannya selama ribuan tahun. Gabriela Mistral “Seorang penyair (juga cerpenis/novelis) yang dengan sengaja menggunakan metafora-metafora, nama-nama eksotis, dan jenis-jenis lain yang tak sesuai, bisa meraih efek yang sama dengan sebuah tujuan untuk membangkitkan tawa.” Kutipan tersebut saya dapatkan dari buku…

Celoteh

Menemukan Ruang Kosong

Apa guna cerita-cerita di zaman saat segala yang nyata lebih absurd ketimbang fiksi itu sendiri? Saya akan menuturkan dua kisah berikut untuk menjawabnya. Kisah pertama. Belasan tahun lalu, saat saya (Maya Lestari Gf) masih remaja yang suka menulisi kertas dengan cerita-cerita, seseorang pernah berkata, “Jangan lagi membaca cerita.” Dia mengharapkan saya hanya membaca tulisan-tulisan serius…

Celoteh

Tuhannya Sang Koruptor

Sumpah atas nama Tuhan yang dilantangkan Patrialis Akbar menampik dakwaan gratifikasi seusai KPK menciduknya melalui operasi tangkap tangan (OTT), jelas bukan praktik baru di negeri ini. Jauh-jauh sebelumnya, sekadar menyegarkan ingatan, Al-Amin Nasution, Anas Urbaningrum, Lutfi Hasan Ishak, Fathanah, hingga Akil Mukhtar juga melakukan hal yang sama: memanggil nama akbar Tuhan bahkan dengan mata berkaca-kaca…

1 2 3 11
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com