Category archive

Celoteh - page 3

Celoteh

Kanan dan Kiri Itu Bukanlah Apa-Apa di Hadapan Agama

Di antara kebul wangi espresso, seorang kawan yang masih kuliah di semester lima bersemangat sekali mendedahkan bahwa segala bentuk ketidakadilan hidup ini, utamanya dalam perkara-perkara sosial-ekonomi, disebabkan oleh tenggelamnya kita semua kepada jurang kapitalisme. Kapitalisme, lah, akar masalahnya! Semua orang telah digelapkan mata pikiran dan batinnya oleh panji-panji ekonomi liberal kapitalisme, sehingga yang miskin kian…

Celoteh

Maka, Bermimpilah!

Mimpi adalah sebuah pembebasan jiwa dari tekanan luar, sebuah pelepasan ruh dari belenggu dunia. Sigmund Freud Kendati tak senang sama sekali pada Sigmund Freud tatkala ia bicara tentang agama dan Tuhan, yang dengan sangat brutal ia sebut gangguan neurosis persis orang-orang sakit jiwa yang ditelitinya, sehingga dengan enteng ia menyimpulkan agama dan Tuhan sebagai ilusi…

Celoteh

Memanjat Bukit Cahaya (Gradasi-Gradasi Ontologi Ala Mulla Shadra)

Pada prinsipnya, semua manusia meyakini kemutlakan “Wujud” atau “Realitas”. Plato menyebutnya eidos (idea) dan Aristoteles menyebutnya morphe (forma). Sebagian kita kemudian menyebutnya Tuhan, sebagian lainnya menyebutnya “bukan Tuhan” (sebutlah hukum alam)—dan mulai persimpangan inilah lantas berbeda jalanlah kaum teistik dan ateistik. Bila kedua pihak ini didekati dengan pertanyaan filosofis (seperti, bagaimana mereka bisa berseberangan padahal…

Celoteh

Cerita Menggelikan Membela Sastra di Pasar Buku

Tugas manusia adalah menjadi manusia Multatuli Pernahkah Anda mendengar ada sekelompok penyair yang rela naik kereta api ekonomi dari Jogja menuju Jakarta, tepatnya Taman Ismail Marzuki (TIM), untuk “sekadar” membacakan puisi dalam durasi 7–10 menit? Semua dibiayai sendiri—dari tiket kereta, makan di jalan, naik angkot, dan tidur di selasar-selasar di lingkungan TIM demi menekan pengeluaran.…

Celoteh

Nongkrong Yang Tidak (Perlu) Membanggakan

Jika Anda tidak tahu nama sebuah kafe yang disebut kawan Anda untuk meet up, rasanya seketika Anda sangat kedaluwarsa jadi manusia. Expired! Sebuah label yang amat mengerikan, semengerikan menjadi tua dan tak bermakna. Inilah masa di mana Anda tertuntut untuk tahu semua spot di kota Anda untuk makan, minum, dan nongkrong. Kongkow. Kualitas ke-tahu-an Anda…

Aku Mengutip Maka Aku Ada (Cara Mudah Berkhianat pada Ilmu Pengetahuan)
Celoteh

Aku Mengutip Maka Aku Ada (Cara Mudah Berkhianat pada Ilmu Pengetahuan)

Mengutip sebuah istilah, quote, kredo, atau narasi merupakan pekerjaan yang sangat enteng secara teknis tetapi mewah secara ilmiah. Jadi, jika Anda ingin tampak megah dan mentereng bagai cendekiawan, dalam berucap atau menulis, cara instannya ialah cukup kutip sebuah quote. Orang akan terperangah. Wow. Tetapi, tentu hanya orang yang kurang asam garam literatur yang sanggup melakukannya…

“Wabah Lain” Kritisisme Intelektual (Menggunjingkan Esai “Wabah Anti-Intelektualisme” Zen RS)
Celoteh

“Wabah Lain” Kritisisme Intelektual (Menggunjingkan Esai “Wabah Anti-Intelektualisme” Zen RS)

Mengaitkelindankan pengetahuan dengan kesucian—itu artinya menempatkan sang cerdik akal sekaligus (haruslah) cerdik hati—memang terlalu makin utopis kini. Seyyed Hossein Nasr yang sangat kondang dengan buku tersebut adalah sang utopia itu sendiri kemudian: maka (agar tak jadi utopia) biarlah ihwal pengetahuan adalah sebuah wacana (discourse) dan perihal perilaku adalah sebuah hal lainnya; biarlah teori adalah sebuah…

1 2 3 4 5 10
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com