Category archive

Esai - page 2

Esai

Indonesia yang Membelum

kami tidak mampu membuat rencana menghadapi masa depan, karena kami tidak menguasai ilmu untuk membaca tata buku masa lalu dan tidak menguasai ilmu untuk membaca tata buku masa kini maka rencana masa depan hanyalah spekulasi, keinginan, dan angan-angan Kutipan sajak bertajuk “Maskumambang” milik WS Rendra di atas yang menurut beberapa catatan digubah sepascareformasi tampaknya masih…

Esai

Maulid Nabi dan Irama Kosmis Tradisi

Sebagai sebuah bangsa yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam, yang mengkhaskan umat Islam Indonesia dengan umat Islam di negara lain, termasuk Timur-Tengah, adalah tradisi. Tradisi, dalam konteks umat Islam Indonesia, merupakan perjumpaan sekaligus “pernikahan” antara ajaran Islam dengan budaya Nusantara yang kemudian menjelma ritual untuk meraih kesucian, kebeningan, keselarasan, atau kepulangan kembali pada Yang-Ilahi. Tradisi dalam…

Esai

Melankolia Pencerita dan Hal-Hal yang Terasa Menggantung (Membaca Sungging Raga)

Membaca sastra merupakan laku hening namun penuh konflik mengisi ruang-ruang gelap kemungkinan. Setiap pembaca pun dengan caranya masing-masing menemukannya dalam keadaan yang bisa jadi berbeda: selarik retakan memanjang, celah sempit yang tidak terlalu dalam, lubang seluas bola mata dengan kedalaman tidak terbayangkan, dan labirin menyesatkan sekaligus membuat siapa pun nyaman berlama-lama menyusuri bahkan mendiaminya. Realitas…

Esai

Manusia Binatang Jalang

Mana yang lebih mulia: binatang atau manusia? Jujur, pertanyaan ini sukar dijawab. Entahlah hanya saya yang merasakannya. Binatang punya “tata-krama” dan selalu takut pada hukumnya. Seekor kancil, misalnya, tak akan pernah melawan rajanya. Meski pada berbagai literatur diceritakan bahwa kancil adalah binatang cilik yang licik yang bahkan bisa menipu petani, kancil sejujurnya tetaplah bukan binatang…

Esai

Nestapa Jalur Rempah

Sepenggal narasi kolonialisme tercipta dari sini, dari pencarian akan “aroma surgawi” rempah. Rempah menjadi magnet yang mengundang bangsa Eropa berarak datang ke negeri Timur Jauh (Maluku), yang diyakini sebagai tempat pala (myristica fragrans) dan cengkih (syzygium aromaticum) berasal. Mereka rela melawan keganasan badai dan amukan gelombang samudra, hanya demi rempah. Komoditas ini begitu agung dan…

Esai

Siapakah Sesamaku?

Agaknya, ini pertanyaan lumrah. Pertanyaan biasa. Kata tanya: siapa (?) banyak kali dilontarkan dalam hampir setiap dialog atau perbincangan sehari-hari. Dibandingkan dengan kata-kata tanya yang lain, siapa (?) menempati posisi yang amat penting dan substansial. Amat penting dan substansial tidak berarti kata-kata tanya yang lain itu kurang penting dan kurang substansial atau malah tidak sama…

Esai

Cinta dan Tiang Gantungan

Cinta adalah kesunyian. Jalan sunyi seorang pencinta adalah semerbak bunga mawar berduri, indah sekaligus ngeri. Keindahan cinta adalah kenikmatan yang tak bisa ditukar oleh apa pun; tapi kengerian cinta juga tak akan bisa ditanggung oleh siapa pun. Seorang pencinta yang sudah dimabuk kepayang oleh keindahan Sang Kekasih tak akan pernah risau oleh kepedihan yang kelak…

Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com