Category archive

Esai - page 3

Esai

Oh, Industri Kebodohan

Kitab Suci sudah bertutur bahwa manusia adalah makhluk paling mulia: punya akal, budi, dan agama. Sejarah juga sudah membuktikan bahwa manusia adalah makhluk paling mulia. Pada rantai makanan, manusia seharusnya takluk dan tunduk pada ikan hiu, harimau, singa, dan berbagai binatang buas lainnya. Manusia tak punya kekuatan otot untuk mengalahkan seekor serigala buas, tentu saja.…

Tiga Kemungkinan Bagi Sajak-Sajak Iyut Fitra - Esai Damhuri Muhammad
Esai

Tiga Kemungkinan Bagi Sajak-Sajak Iyut Fitra

Puisi yang Bergerak Menuju Prosa Penyair Iyut Fitra menjuduli buku puisi terkininya dengan kata Baromban. (2016). Pilihan redaksional yang agak berbeda dengan Musim Retak (2006), Dongeng-dongeng Tua (2009), dan Beri Aku Malam (2012)—tiga antologi puisi Iyut sebelumnya. Pilihan yang tak biasa itu, bagi saya, tentu saja menggembirakan, bila tidak bisa disebut mencengangkan. Sebab, sejauh yang…

Esai

Waktu, Manusia, dan Tuhan (Mengais Iman ala Heideggerian yang Religius)

Sapardi Djoko Damono, dengan puisinya yang berjudul “Yang Fana Adalah Waktu”, berhasil menampilkan pengalaman amat subtil bersama waktu. “Yang fana adalah waktu. Kita abadi.” Dua kalimat yang dalam sekejap mengentak selubung rutinitas dalam kehidupan kita. Sejak awal kita selalu memahami waktu sebagai “detik demi detik” yang serialitasnya terangkai “seperti bunga”: hal yang suatu hari nanti…

Esai

Perihal Waktu: Mekanisme “Reaksi” yang Membentuk “Realitas”

Ada pertanyaan-pertanyaan mendasar yang muncul setelah membaca esai Nurr berjudul “Mematematikakan Realitas Waktu” yang dimuat Basabasi tempo hari (6 Oktober 2016). Pertama, apa itu realitas? Kedua, apa itu waktu? Lebih lanjut lagi, apakah waktu itu memiliki realitas dan dengan demikian eksis? Atau, apakah waktu hanya sekadar persepsi manusia terhadap fase-fase peristiwa? Tanpa menjawab pertanyaan mendasar…

Esai

Sistem Imunitas Pengetahuan Agama

Dalam buku Taisir al-Fiqh al-Islamiy, Yusuf al-Qardhawi menyitir ungkapan salah seorang hukama yang berbunyi “Akhbirni madza qara’ta, saukhbiruka man anta” yang artinya, beri tahu saya buku apa yang kamu baca, saya akan memberitahukan siapa kamu. Dalam perspektif Karl Mannheim, pernyataan di atas memberikan penjelasan bahwa ada hubungan sosiologis antara pengetahuan dan eksistensi seseorang. Melalui buku…

Esai

Mematematikakan Realitas Waktu

Jika alam semesta adalah suatu hamparan yang menyebar ke segala arah—seperti halnya cerita yang mengatakan bahwa ledakan besar itu, Big Bang, menyebar ke segala arah sejak saat itu sampai sekarang—lalu bagaimana nasibnya dengan waktu yang berjalan linear dan searah: selalu ke depan? Mungkin ini ada kaitannya dengan matematika heliosentris ala Copernicus, yang menjadikan perhitungan waktu…

Esai

Apakah Kita Sinis?

Diogenes, si Sinis hidup sebagai kenangan orang sebagai filsuf Yunani yang tinggal di dalam gentong. Dia berasal dari Sinope, sebuah kota di Laut Hitam. Bagi Plato, dia adalah “Sokrates yang menjadi gila”. Ini karena gurunya, Antisthenes dipengaruhi oleh Sokrates. Secara umum, warisan Sokrates tentang sinisme berada dalam ketidakpedulian terhadap kekayaan, kenyamanan, serta perkumpulan. Diogenes mengambil…

1 2 3 4 5 12
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com