Category archive

Memorabilia - page 3

Memorabilia

Pencuci: Tangan dan Mesin

Biografi pencuci sering tercecer di halaman-halaman sejarah. Para pencuci mungkin belum pantas terakui sebagai penentu kemajuan peradaban di Indonesia. Mereka mencuci saban hari, belum tentu sanggup “membersihkan” segala “kotor” dalam tata cara penulisan sejarah dan pilihan tokoh. Dulu, pencuci sering bertokoh perempuan ketimbang lelaki. Di rumah, mencuci baju seperti pengesahan kemuliaan perempuan. Para leluhur sudah…

Memorabilia

Para Lelaki Berkacamata

Lelaki tak bermata bening dan lembut. Tampang pun sulit disahkan ganteng. Ia bernama Jeihan Sukmantoro, pelukis dan pujangga mbeling. Gagal memiliki mata paling memikat bagi ribuan perempuan, ia memilih melukis manusia-manusia bermata hitam. Ia malas melukis manusia berkacamata. Pilihan mata hitam sempat membikin geger. Mata itu menakutkan. Mata itu duka paling diam. Di lukisan-lukisan, Jeihan…

Memorabilia

Kesengsem Skuter: Dara dan Indonesia

“Pertumbuhan penjualan skutik di tanah air cukup menjanjikan. Pada kuartal pertama 2018, jenis roda dua ini mampu menguasai 83 persen pangsa pasar kendaraan roda dua.” Dua kalimat itu dicomot dari iklan dimuat di Kompas, 11 Juni 2018. Iklan berartikel untuk membujuk orang membeli skutik. Pengiklan sesumbar: “skutik pintar dan seksi.” Urusan pintar dan seksi bukan…

Memorabilia

Sepak Bola: Penonton dan Pembaca

Pada masa lalu, ada lelaki ketagihan menonton pertandingan sepak bola. Sejak kecil sampai tua, ia mustahil mengharamkan diri menonton sepak bola dan turut taruhan. Pengalaman sebagai penonton ditulis di rubrik “Suka & Duka” di majalah Minggu Pagi, 23 April 1954. Tulisan dijuduli “Penonton Sepak Bola”. Dua halaman bercerita si penonton mendapat nasib buruk. Pada suatu…

Memorabilia

Lezat (Tak) Sepanjang Masa

Lebaran berlalu dengan tinggalan berupa kaleng-kaleng molek. Kaleng masih tampak bersih dan baru tapi isi sudah berganti rengginang, karak, atau rambak. Pada saat Lebaran, kaleng masih berisi roti atau biskuit. Di atas meja, kaleng-kaleng dengan pelbagai gambar dan nama menjadi suguhan terpenting untuk mengartikan Lebaran “bermutu” di kota dan kampung. Selama puluhan tahun, Indonesia memiliki…

Memorabilia

Pit di Jalan (Hampir) Terkenang

Pemerintah dan perusahaan lumrah bersekutu. Mereka bertema dalam mengejawantahkan program-program besar. Tema dirancang dengan rapat-rapat dan pencantuman tanda tangan di pelbagai dokumen. Tema dibeberkan ke pelbagai pihak, berharap turut terlibat. Tema memiliki seribu sisi untuk persekutuan besar. Perusahaan, komunitas, dan dinas memiliki kemungkinan bergabung. Tema membenarkan pengeluaran anggaran atau pembuktian ada kerja bareng. Kerja itu…

Memorabilia

Bocah di Sumur

Orhan Pamuk datang lagi ke Indonesia. Peraih Nobel Sastra 2006 itu datang dengan novel berjudul The Red-Haired Woman (2018). Penerjemahan ke bahasa Indonesia dikerjakan oleh Rahmani Astuti. Pembaca masih terkesima cerita gubahan Orhan Pamuk. Novel agak tebal itu bercerita mengenai penggali sumur. Pekerjaan menggali sumur ibarat menggali masa lalu, identitas, keluarga, dan kekuasaan. Ilmu sumur…

Memorabilia

Kalam Berisi: Masa Lalu dan Biografi

Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat (1936) mengenang masa masih muda, masa mengartikan hidup dengan sekolah dan kerja. Kenangan memunculkan tokoh berbangsa Eropa, bekas amtenar bestuur. Orang Eropa itu berkata: “Djika orang dizaman saja baharoe diangkat mendjadi amtenar jang dibantoekan kepada BB, maka jang lebih dahoeloe ditanjakannja ialah: dengan djalan apa saja boleh mendapat seekor koeda toenggang…

Memorabilia

Penggenjot (Ingatan) Becak

Pada saat orang-orang mengangankan menikmati Ahad atau Minggu dengan pengentengan pikiran dan perasaan, berita di Solopos, 22 April 2018, membuat pembaca turut “lelah” dan “berkeringat”. Kaum perempuan berbusana tradisional Jawa sedang balapan becak. Mereka bukan penumpang saja tapi penggenjot pedal-pedal becak. Kebiasaan setiap hari mengendarai skuter molek diganti sejenak dengan menggenjot becak ingin meraih menang.…

Memorabilia

Bermandikan Puisi Mewangi

Pembaca buku-buku mengenai biografi dan surat-surat Kartini mungkin terlalu terpikat pada wajah, busana, dan kata. Pembaca bakal memberi pujian sambil berimajinasi kelampauan melalui kata dan gambar. Pilihan agak berbeda bisa dilihat di buku berjudul RA Kartini susunan Tashadi, terbitan Depdikbud, 1985. Buku terbitan pemerintah sering berkemasan wagu, gagal merangsang orang untuk membaca halaman demi halaman.…

Memorabilia

Lampu Pujaan dan Asmara Picisan

Pada suatu hari tercantum di novel lama, lelaki menanggung asmara semakin bingung mengurusi perasaan dan lampu. Ia bernama Sumarno, lelaki necis dari keluarga pengusaha batik dan pemimpin pergerakan “kaoem moeda” di Solo, masa pendudukan Jepang. Bersepeda dari rumah, ia sejenak berhenti di muka rumah kekasih. Kejadian membingungkan: “Matanja memandang tadjam kerumah kekasihnja, seperti mentjari-tjari apakah…

Partners Section:

dep file Depfile password Dep file Dep file Depfile password Depfile password dep file dep file Depfile password dep file Depfile password dep file Depfile password dep file Depfile password dep file Dep file dep file Dep file dep file Dep file dep file Depdile password Depfile password dep file dep file depfile password Dep file Depfile Password yify torrent empire torrent yify vikings season 4 auto clicker autoclicker slender the eight pages he gift torrent walking dead torrent the walking dead torrent fl studio 12 torrent Depfile password Dep file dep file dep file dep file dep file dep file dep file depfile password depfile password depfile password depfile password depfile password depfile password Depfile Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file dep file depfile password depfile password dep file depfile password dep file depfile password dep file depfile password
Go to Top