Category archive

Puisi

Puisi

Puisi-Puisi Gunawan Tri Atmodjo; Jarak

Jarak di luar tubuhku hujan begitu rusuh mencari pecahan-pecahan jiwaku di dalam diriku yang tenang seorang perempuan sedang khusyuk membaca buku dan kekasihnya sibuk membetulkan detak jantungku Solo, 2016   Kutipan seorang tokoh rekaanku berucap: “kita cuma perambah terjal berahi yang tak cukup doa dan lupa berbekal setia.” lalu ucapannya itu menjadi kutipan kesukaanku Solo,…

Puisi

Puisi-Puisi Isbedy Stiawan ZS; Jangan Jadikan Aku Batu di Kota ini

Namaku yang Kaucatut andai ada namaku yang kaucatut simpan saja sebagai kenangan dan tak perlu pulangkan padaku : nama yang mungkin kelak kaugunakan dalam kertas kerja, laporan keuangan, bantahan atas tuduhan padamu — juga surat sakti menuju surga — tapi bukan ayatayat yang diturunkan dari langit laksana hujan dan mendebarkan kilatan hingga meruntuhkan tursina jika…

Puisi

Puisi-Puisi Nirwan Dewanto; INSOMNIA

INSOMNIA Insomnia adalah jalan menuju pagi yang tak pernah sampai kepada pagi. Kau di dalam mimpi dan aku di luar mimpi— berebut gambar matahari yang tak jadi-jadi. Insomnia adalah jalan menuju pagi yang tertutup gaunmu— gaun tanpa tepi. Kautanya, “Siapakah malam?” Dan sambil memeluk jarum jam kujawab, “Malam adalah pelupuk mata yang mencari bola mata!”…

Puisi

Puisi-Puisi T. S. Eliot; Rabu Abu

RABU ABU T. S. Eliot I Karena aku tak berharap untuk berpaling lagi Karena aku tak berharap Karena aku tak berharap untuk berpaling Sejak hasrati anugerah miliknya serta kemampuan lainnya Telah kusudahi perjuangan untuk berpaling lagi (Mengapa sang elang tua membentangkan sayapnya?) Mengapa harus aku berduka Atas hilangnya kuasa takhta ini? Karena aku tak berharap…

Puisi

Puisi-Puisi Mario F. Lawi; Lahir

Matria   Sulmo mihi patria est, gelidis uberrimus undis (Publius Ovidius Naso, Tristia)   Sebelas tahun berlalu dan kembali ia susuri Hutan kopi dan cengkeh, Menghirup wangi sungai yang memanggil Lelaki kecil di dalam dirinya Untuk mendengar desis yang terlalu jelas Atau “c” yang selalu menjadi “s” Dari sebuah lidah yang tak pernah mencela.  …

Puisi

Puisi-Puisi Djoko Saryono; Romansa di Bayang Celaka

Minggatnya Ayu Lembah Istana cuma sawang: cinta mungkin terlihat lebih gemilang. Takhta boleh jadi hanya satu cerlang: hangat rindu kekasih niscaya bagai bermilyar gemintang. Harta dunia hanyalah setara bayang-bayang: teduh asmara kekasih bakal tampak sebagai cahaya membentang, membimbing menuju ruang abadi dendang. “Hai dayang-dayangku, kuharus minggat dari taman kekang: segera, sebelum malam lingsir di barat…

Puisi-Puisi Benny Arnas; Jangan Pulang Hanya Karena Rindu
Puisi

Puisi-Puisi Benny Arnas; Jangan Pulang Hanya Karena Rindu

  Kasih Ibu kepada Ayah Ibu pergi menelusuri uban-uban Ayah demi memuaskan dahaga masa mudanya mengunjungi gunung- gunung salju di malam yang kecut. Hingga kini, lebih dari tujuh windu waktu memelihara usia, Ibu akhirnya memutuskan meminjam kepala Ayah. Ayah selalu bilang, Ibu adalah wanita yang diperbudak oleh mimpi di senja merah kala. Sadarlah, Ibu. Ingatanmu…

1 2 3 12
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com