Category archive

Puisi

Puisi

Puisi-Puisi Jamil Massa; Kepergian Seorang Penari

Mengelus Perut Istriku     Mengelus perut istriku yang sedang menggembung seperti roti dan berdenyut laksana surga kurasakan panah-panah waktu menumpul merambati kepala.   “Teruslah mengelus agar kakak tak pernah berduka,” ujarnya di antara jeri dan jaga. Antara keluh kontraksi dan rengsa plasenta.   Kuelus perut istriku tatkala malam makin alum dan sobekan hujan terhambur…

Puisi

Puisi-Puisi Mutia Sukma; Cinta Gila

Cinta Gila   Apalah arti kembang api di tengah mandi cahaya Apalah arti cintaku yang besar bagimu Bila seluruh zat mencintaimu   Aku menjalankan peta nasibku Kau rupanya yang menentukan tujuan Aku menguasai ilmu pengetahuan, peta dunia dan buku-buku Tapi kau lebih paham segalanya   Akulah pembuka lahan di daratan kering, Memangkas rumput sahara dan…

Puisi

Sajak-Sajak Soni Farid Maulana; Paris Malam Hari

Paris Malam Hari     Ini kali ketiga aku di kota Paris. Alir Seine terang oleh cahaya lampu pinggir jalan. Ada juga kapal air, yang hilir-mudik entah ke mana. “Itu kapal pesiar, dan ini kapal barang!” katamu.   Lalu mana kapal hatimu yang siap berlabuh di dermaga hatiku? Aku bilang, dan kau tertawa ngakak lalu…

Puisi

Puisi-Puisi Toni Lesmana; Di Bukit Seseorang Menggiring Angin

Bapa   Bapa, kenapa belajar kata-kata di kebun binatang? Ibu masuk kandang harimau, adik merayap di sangkar burung.   Bapa, kenapa termenung di kolam buaya. Pintu kandang monyet terbuka untuk siapa? Ada ayunan dan pohon-pohon gundul.   Aku memanjat kata-kata di sini, lenyap menghilang dalam peluk sepasang monyet.   Bapa, apakah aku manusia?   2016…

Puisi

Puisi-Puisi Abinaya Ghina Jamela; Menembus Kaca

Menembus Kaca   Alice mengejar kupu-kupu sebiru kemeja ibuku Alice melihat, ternyata teman lama. Alice melihat, ia masuk ke dalam kaca seperti air bergelombang. Alice mengikutinya, gerombolan burung pulang ke sarang dan tersesat seekor. Tapi Alice menjadi sekecil bayi kangguru. Ia bertemu Hatter yang tak ingin tersenyum. Ia sekarat dan mengusir Alice, seperti pengamen diusir…

Puisi

Puisi-Puisi Linda Christanty; Perkamen Lain dalam Kitab Suci

Sapu Tangan dari Ibu Menjelang subuh, ia berpisah dengan ibu dan adiknya. Ia melihat mereka berdiri di ambang pintu sebelum sirna dalam kepak sayap burung-burung merah. Langkah kakinya diserap kesunyian. Bayangannya diselimuti gelap. Ibu memberinya sehelai sapu tangan: air mata ibu adalah rajah dan cahaya.   Ibu yang Pergi dalam Tidur Semua kenangan adalah sederet…

Puisi

Puisi-Puisi Pranita Dewi; Orang Rantai

Kegelisahan Dua mataku sipit dan jenaka, selalu terjaga pada pagi Dua tanganku mengepal penuh cengkeram, selalu murung menunggu mati.       Lamunan Lapar   Kubayangkan engkau, di meja makan, menungguku pulang. Sedang aku masih harus jauh berjalan, tertatih-tatih dan meraba-raba di banyak tikungan: angin dan musim dingin menghantamku ke tebing-tebing curam, gelap menghambur ke…

1 2 3 13
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com