Category archive

Puisi - page 3

Puisi

Puisi-Puisi Djoko Saryono; Romansa di Bayang Celaka

Minggatnya Ayu Lembah Istana cuma sawang: cinta mungkin terlihat lebih gemilang. Takhta boleh jadi hanya satu cerlang: hangat rindu kekasih niscaya bagai bermilyar gemintang. Harta dunia hanyalah setara bayang-bayang: teduh asmara kekasih bakal tampak sebagai cahaya membentang, membimbing menuju ruang abadi dendang. “Hai dayang-dayangku, kuharus minggat dari taman kekang: segera, sebelum malam lingsir di barat…

Puisi-Puisi Benny Arnas; Jangan Pulang Hanya Karena Rindu
Puisi

Puisi-Puisi Benny Arnas; Jangan Pulang Hanya Karena Rindu

  Kasih Ibu kepada Ayah Ibu pergi menelusuri uban-uban Ayah demi memuaskan dahaga masa mudanya mengunjungi gunung- gunung salju di malam yang kecut. Hingga kini, lebih dari tujuh windu waktu memelihara usia, Ibu akhirnya memutuskan meminjam kepala Ayah. Ayah selalu bilang, Ibu adalah wanita yang diperbudak oleh mimpi di senja merah kala. Sadarlah, Ibu. Ingatanmu…

Puisi

Puisi-Puisi Deddy Arsya; Di Rumpun Betung

Membangun Kota Memang ada kota yang didirikan dari gerutu dari derap omong-kosong tak sudah-sudah! Lalu mereka berkata: kita mesti atur itu siasat, masa depan hanya dapat diraih dengan gelegak hasrat harus kau pilih jembatan antar selat atau kapal pengangkut segala pesawat-pesawat semakin sering jatuh dan orang-orang takut terbang padahal kelak oto dan sepur akan diberi…

Puisi

Puisi-Puisi Mahmoud Darwish; Aku Yusuf, Wahai Ayahku

Aku Yusuf, Wahai Ayahku Aku Yusuf, wahai Ayahku Wahai Ayahku, Saudara-saudaraku tak mencintaiku Mereka tak menginginkanku ada di tengah mereka, wahai Ayahku. Mereka menganiaya dan melempariku dengan kerikil dan perkataan. Mereka menginginkan aku mati agar bisa memujiku Mereka mengunci pintu rumahmu tanpaku. Mereka mengusirku dari kebun Mereka meracuni buah anggurku, wahai Ayahku Mereka menghancurkan mainanku,…

Puisi

Sajak-Sajak Ulfatin Ch; Daun-Daun Luruh

Musim Tanam Ada yang ikut tertanam pada serumpun padi menghijau di sawah itu. Sebatang ilalang jarum menusuk di kaki ibu rumput kering dan keong betina terhanyut lumpur Ia mengaduh saat ibu menenggelamkannya ke dalam tanah basah yang kelak menjadikannya dewasa tumbuh melampaui kepalan tangan ibu 2012 Catatan Tugu Seperti tanganmu melambai pagi itu di Stasiun…

Puisi

Puisi-Puisi Hasta Indriyana; Sesuatu Banget

Sesuatu Banget   Kadang puisi kentara lebay Ia berdandan dan genit Kalimat-kalimatnya bahenol Dibikin menarik minta diikuti   Bulu matanya panjang terbuat dari Ombak yang berkejaran di pantai landai Bibirnya badai bagai petir membahana   Apakah kau suka membacanya? Mengeja tubuh yang berlekuk-lekuk Menyusur isi kepala yang penuh lenguh Dan tanda takluk?   Jawabnya adalah…

Puisi

Puisi-Puisi Ardy Kresna Crenata; Bercermin, 4

Bercermin, 4 seseorang di dalam cermin bukanlah diriku wajahnya tertutup malam yang kehilangan tangan tubuhnya sebuah kecemasan di antara lampu jalan yang menyala dan mobil-mobil yang melintas kau akan melihat sebuah hitam yang padam-balam pada matanya —mengerkahmu dengan getah api yang tercipta atau tersisa dari madah suci kau akan bersyukur jika sebelum ini kau telah…

1 2 3 4 5 13
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com