Category archive

Puisi - page 3

Puisi

Puisi-Puisi Dadang Ari Murtono; Cemara Kawabata

cemara kawabata   tuhan sedang baik dan ia berkati mei langit berikut cuaca yang baik   dan seorang lelaki tua dari balik jendela kereta menemukan apa yang telah dilihatnya setiap hari selama puluhan tahun   sepasang cemara dengan cabang yang seolah hendak saling memeluk “mereka tumbuh di taman kuil hommonji,” gumamnya tapi ia menyangkalnya, dua…

Puisi

Puisi-Puisi Acep Zamzam Noor; Batupacakop

BATUPACAKOP   Bibirku hanya mendarat di kening batu karang Ketika angin mengabarkan seseorang pergi ke selatan Dan menghilang di balik ombak. Maka kecupanku Kecupan pertamaku sebatas menyentuh jejak   Jejak sunyi yang kemudian menjadi sangat panjang Dalam ingatanku. Di sinilah akhirnya aku membuang diri Menjadi layar bagi nelayan, menjadi jaring bagi pencari ikan Menjadi petunjuk…

Puisi-Puisi Kim Al Ghozali AM; Prelude Bagi Musik Rock di Sebuah Kafe
Puisi

Puisi-Puisi Kim Al Ghozali AM; Prelude Bagi Musik Rock di Sebuah Kafe

  SUATU MALAM DI SEBUAH HOTEL —hujan januari mengantarkan kami ke sini   pada lekuk bibir perempuan rusia masih mengalun nada nada pesta bau wiski, gelayut sepi dan kami terus terjaga bulan karam di atas meja makan sebuah hotel malam bikin kota jadi sedih lampu sepanjang jalan menyeret musik ke dalam mimpi   antara kami…

Puisi-Puisi Joko Pinurbo; Jendela Ibu
Puisi

Puisi-Puisi Joko Pinurbo; Jendela Ibu

HARI PERTAMA SEKOLAH   Hari pertama sekolah aku langsung kelahi dengan teman sekelasku. Dia tanya apa cita-citaku. Aku jawab, “Aku ingin menjadi kenangan.” Dia bilang aku goblok sekali karena seharusnya cita-citaku menjadi presiden. Aku bilang, “Kamu goblok dua kali.”   (jokpin, 2016)     M   Setiap akhir pekan ibu menghidangkan sayur asem dan kue…

Puisi

Kepada Mama dan Sepiku

Malam Telah Tiba di Beranda Batavia Malam telah tiba di beranda Batavia. Angin begitu asin oleh keringat para pekerja yang bertumpuk di lampu merah, dalam angkot, dalam kereta, dalam ketiak semesta yang lelah Gerombolan pemuda menanggung bongkahan gedung di pundaknya, pulang ke rumah memasang wajah pucat sisa bergaul dengan masa depan yang gemar mengancam Gadis…

Puisi

Puisi-Puisi Ersa Yusfiandi; Perempuan Maumere

Perempuan Maumere   Siapa perempuan yang mengubur tubuhnya setiap sore Wajahnya terang mulutnya terbuka Kelopak matanya hilang bagai laut di Maumere Luas, biru, indah namun hancur oleh puaka   Siapa perempuan yang berenang dengan rambut terurai Tangannya terikat kakinya dibelenggu Minumnya beracun rumahnya berkecai Hidupnya hanya menarik napas selebihnya gagu   Di tanah Flores, Di…

Puisi

Puisi-Puisi Madno Wanakuncoro (Mojokerto); Perempuan yang Berdoa

Tak Tentu asal-usul senyumanmu, yang kulihat adalah saat kau temukan tapak kaki burung di pundak awan sebab bahagia tak melulu soal kaki yang harus memijak tanah   sedangkan asal-usul air mata kita, nanti adalah saat mimosa pudica lelah enggan memejamkan tubuh di semerbak harum debu sebab sedih tak melulu soal kesetiaan putri pada malunya  …

1 2 3 4 5 12
Go to Top

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com