Intip Yuk, Apa Aja Aktivitas Anak Farmasi di Lab Selain Praktikum

in Extra by
gambar anak-anak farmasi sedang praktikum di lab
Sumber gambar marfeezal.blogspot.com

Sudah menjadi rutinitas wajib kami sebagai calon tukang obat apoteker untuk mengikuti perkuliahan sebaik mungkin, hal ini dikarenakan kami berurusan dengan racun berdosis (obat) dan keselamatan pasien.Namun kepadatan materi yang disampaikan bapak ibu dosen terkadang membuat rasa penat sebagian besar mahasiswa farmasi. Tak salah jika mereka suka mencuri-curi waktu praktikum untuk sejenak melenturkan saraf-saraf pikiran setelah tertimpa tugas dan hafalan jawaban ujian materi perkuliahan. Berikut hal-hal yang menjadi kebiasan farmasis ketika di dalam laboratorium.

1.   Curhat dengan Teman

Jika mereka (farmasis) sudah mulai menemukan titik kegabutan dalam praktikum, sudah dipastikan orang-orang ini berkumpul menjadi beberapa tim curhat. Satu tim terdiri dari dua orang atau lebih. Pengamatan saya, semakin sedikit teman yang diajak curhat artinya semakin privasi pula hal yang dibicarakan. Jika Anda ingin curhat mengenai hal-hal yang privasi, datanglah saja ke farmasis-farmasis terdekat karena mereka pintar dalam menjaga rahasia. Hal ini sudah menjadi kode etik mereka untuk menjaga kerahasiaan pembuatan obat-obat narkotika dan obat teler psikotropik lainnya.

 

2.   Main Game

Wahh, jangan salah, terkadang anak farmasi meraih skor tinggi dalam game. Ketelitian dan kecepatan mereka dalam meracik obat teraplikasikan dalam memecahkan game Ninja Fruit, Angry Bird, Pou Dota, RF, Point Black. Mata mereka yang tajam karena terbiasa menghitung mikroorganisme nan kecil seakan tak ada artinya ketika dihadapkan dengan berbagai game yang menantang kejelian mata.

3.   Nelepon Orang-Orang Tersayang

Ketahuilah, sebagian waktu farmasis dihabiskan untuk mengerjakan tugas-tugas perkuliahan yang nggak ada ujungnya. Hingga terkadang tak ada waktu luang yang dimiliki mereka untuk sekadar bercengkerama dengan orang-orang yang mereka sayangi. Namun mereka tetaplah seorang manusia yang ingin berinteraksi dengan sesamanya, tidak hanya dengan alu, stamfer, pipet, baker glass, dan benda mati lainnya. Itulah sebabnya ketika mereka menemukan secercah waktu kosong maka jari jemari mereka akan secepat mungkin menelepon entah itu orang tua, kakak, adik, pacar, sahabat, mantan pacar, atau mungkin operator.

4.   Aktif Melakukan Praktikum

Di sinilah perkumpulan para mahasiswa rajin, bermata sayu akibat kurang tidur, demi belajar mati-matian sebelum ujian. Mereka sangat aktif menanyakan hal-hal penting terkait praktikum saat itu. Biasanya merekalah yang menjadi sumber informasi ketika detik-detik mendekati ujian dan saat ujian berlangsung. Mahasiswa farmasi seperti ini amat menghargai waktu ketika di dalam laboratorium, mereka tak rela meninggalkan sepotong skenario perjalanan praktikum hari itu. Dari menyiapkan sampel hingga mendapatkan hasil akhir praktikum akan diabadikan dengan kamera ponselnya. Selain itu, hampir semua lembaran modul praktikum yang mereka miliki akan terisi penuh dengan tulisan penting yang disampaikan oleh dosen maupun seorang laboran. Sungguh mereka memiliki jiwa peneliti, semoga bisa menjadi peneliti yang mengharumkan nama bangsa hingga kancah internasional. Amin.

5.   Nonton film

Sesungguhnya menonton film di dalam laboratorium sangat membahayakan. Pertama, bahaya jika ketahuan dosen. Bukan apa-apa, sih, kalau dosennya mau ikut nonton nyatet nama dan ngurangin nilai formatif, wah cukup menyedihkan. Belum lagi kalau yang ditonton film dewasa, oh tidak. Tapi saya yakin teman-teman seperjuangan saya nggak seperti itu. Palingan cewek-ceweknya nonton drama Korea yang bikin mewek-mewek nggak jelas. Bahaya yang kedua, keasyikan nonton dapat melupakan apa yang sedang dipraktikumkan, tiba-tiba ada labu destilasi pecah pyarrrr karena panas dan tekanan yang melampaui waktu yang diminta. Tapi selama masih ada spesies mahasiswa nomor 4, insya Allah hal mengerikan itu tidak akan terjadi.

 

6.   Tidur

Tidak ada yang ingin dicurhatin, ponsel mati, nggak ngerti sama materi yang dipraktikumkan, terlalu sering menjelma menjadi kelelawar alias begadang. Ya sudahlah, tidur lak enak. Hawa dingin AC laboratorium ditambah dengan aroma senyawa kimia yang khas menambah kepulasan tidur sebagian besar kecil dari mahasiswa farmasi.

Akhirnya, tulisan ini rampung berbarengan dengan berakhirnya praktikum kali ini. Hahaha. Dan teman-teman mengira saya sedang sibuk mengerjakan tugas. Iya memang benar tugas, tugas menghibur orang. Salam Farmasi!

Nurul Fazriyah
Follow Me

Nurul Fazriyah

Perindu shubuh. Bisa dilihat di www.enjahelbantani.blogspot.com.
Nurul Fazriyah
Follow Me

Latest posts by Nurul Fazriyah (see all)