Mantan Jadi Sahabat? Bisa, Kok. Tapi, Ini Syaratnya!

in Extra by
mantan jadi sahabat
Sumber gambar beranda.co.id

Putus sama pacar nggak berarti putus hubungan, kan? Selama dia masih asyik dijadiin temen, kenapa nggak? Tapi, ada syaratnya….

 

Forget the Past

Klise banget, ya? Melupakan masa lalu yang sudah kamu dan dia ukir bareng. Tapi, kalau diibaratkan novel, tiap halamannya punya bagian untuk bercerita. Cerita masa lalumu saat masih pacaran sama dia adalah halaman yang udah selesai kamu baca, dan sekarang udah masuk chapter baru dengan harapan ceritanya lebih indah. Kalau di chapter sebelumnya dia punya banyak salah sebagai pacar, belum tentu kan di chapter yang sekarang sedang kamu baca dia bakal menyakitimu sebagai sahabat? Nah, kamu dan dia butuh kesepakatan, nih! Kamu ataupun dia nggak boleh ngungkit-ngungkit masa lalu pacaran kalian. It means, nggak bawa sikap yang bisa memancing kenangan masa lalu. Bisa bahaya soalnya.

Sadar Status

Penting banget, nih! Jangan sampai kebiasaan mengatur pas pacaran jadi kebawa pas sahabatan. Statusnya aja udah beda. Kamu atau dia nggak berhak lagi mencampuri masalah pribadi masing-masing. Nggak ada cemburu-cemburuan pula. Agak susah juga sih, karena perasaan salah satu dari kalian biasanya masih ambigu. Antara berharap bisa balik lagi dan yang benar-benar niat pengen jadi sahabat yang baik. Kalau memang dia tanya pendapatmu tentang seseorang yang disukainya, ya udah… jawab aja sejujurnya. Jangan takut dianggap kamu masih mengharapkan dia. Yang penting kan kalian tahu batasan masing-masing. Kalau dia nggak nanya pendapatmu, nggak usah sok ngasih opini. Salah-salah, kamu dianggap masih berharap dan persahabatan itu bisa berakhir.

Take care your heart. Kalau niatnya udah sahabatan, nggak usah diingat-ingat kenangan manisnya. Nanti malah pengen balik lagi.

Biasa Aja

Sikap paling penting untuk bisa bikin si mantan jadi sahabat adalah dia nggak terlalu cuek dan nggak terlalu perhatian kayak masih pacaran. Kalau dia terlalu cuek, kok kesannya kamu pengen banget jadi sahabatnya, bikin sakit hati juga, kan? Terlalu perhatian juga hati-hati. Bukannya mau bersahabat, tapi faktor utamanya kayak dia pengen balik sama kamu.

Kalau kayak gitu sih, sama aja dia masih mencampuri urusanmu. Repot, dong. Yang biasa-biasa aja, deh. Tapi, kalau cuma perhatian seputar keluarga kamu sih, wajar aja. Gimanapun, dulu dia kan pernah hampir jadi bagian dari keluargamu itu. Intinya, sikapmu harus dijaga. Jangan terlalu cuek atau terlalu perhatian. Bener-bener anggep dia kayak sahabatmu yang lain.

Over is a Big No No

Cut segera kalau dia tiba-tiba jadi overprotektif sama kamu. Rutin nanyain kamu di mana, lagi ngapain, sama siapa. Haduh, annoying banget! Siapa dia? Seorang mantan yang dengan baik hati sudah kamu izinkan masuk lagi ke kehidupanmu, kok jadi over gitu! Udah deh… cari sahabat yang lain aja!(*)

Devi Eka
Follow Me

Devi Eka

Lahir di Purworejo, 17 Februari 1993. Penikmat senja dan penyuka kucing. Beberapa novelnya yang telah terbit antara lain: The Love is (not) Blue; Morning, Gloria; dan Aku Menunggumu.
Devi Eka
Follow Me
  • masmas cakep

    Bagus nih artikelnya. Kemaren-kemaren baru bisa buat mantan jadi Jadian. HEHE.

    Maap. Gak lucu.