Rehal

Puisi Menjumpa Zaman

Judul               : Telepon Genggam: Sehimpun Puisi Penulis             : Joko Pinurbo Penerbit           : Basabasi Cetakan           : Pertama, Juni 2017 Tebal               : 84 hlm; 14 x 20 cm ISBN               : 978-602-6651-14-3 Bertahun lalu, Joko Pinurbo (Jokpin) menulis puisi “Telepon Genggam”. Puisi lahir setelah Jokpin merasakan kenikmatan memakai telepon genggam, hadiah dari penerbit buku puisinya. Jokpin jelas bukan…

Cerita Pendek

Namaku Bumi

“Seorang penyanyi pernah menyanyikan sebuah lagu yang sangat sedih. Namun liriknya sangat indah dan menyentuh hati. Salah satu liriknya, ‘Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang’. Aku sangat suka bagian itu,” kataku yang melilit sulur panjang tanaman rambat menjadi sebuah lingkaran utuh. “Kenapa Kakak suka bagian itu?” tanya anak laki-laki berumur 10 tahun yang duduk…

Hibernasi

Tips Anticupu Berburu Buku di Big Bad Wolf 2017

Hola, Books Hunter, Books Lover, Bibliophile, dan pecandu buku lainnya. Sudah dengar, kan, tentang pameran buku terbesar se-Asia Tenggara ini? Gak tanggung-tanggung, loh, diskon yang ditawarkan mulai dari 60–80%. Tahun lalu, event ini mampu menarik sekitar 10 ribu pengunjung di hari biasa, sedangkan weekend jumlah pengunjung naik sekitar 30 sampai 60 ribu pengunjung. How fantastic!…

Puisi

Puisi-Puisi Roz Zaky; Pikulan

Celurit   Gagal kubujuk kacong mengasah celurit malam Jumat mengasap dupa air bunga.   Celurit itu harus keluar dari dinding kamar, tersungkur di sudut dapur: tunduk di hadapan rejang dan pangkur.   Celurit itu berkedip pelan sebelum katarak di matanya memangkas paras tanaman hias di halaman.   Andai ia tahu celurit itu pernah membebaskan aku…

Celoteh

Islam Sontoloyo, Sebuah Autokritik dari Soekarno

Ada sebuah ilustrasi yang sangat menarik dari Prof. Dr. Komaruddin Hidayat dalam menggambarkan gaya berislam skripturalis—lazimnya ia sangat menghasrati purifikasi dengan jargon “kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah”. Maaf kata, tak perlu sensitif berlebihan, mana lebih tinggi derajatnya antara dokter dan apoteker? Kita niscaya menjawabnya dokter. Apoteker dalam posisinya yang juga sangat penting “hanya” menjalankan segala…

Rehal

Menghadirkan Bumi Manusia di Indonesia

Judul Buku       : Indonesia Tidak Hadir di Bumi Manusia Penulis              : Max Lane Penerbit            : Djaman Baroe Tahun Terbit  : Agustus, 2017 Tebal                  : xii + 196 halaman Tetralogi Bumi Manusia selama ini mengalami dilema situasional. Di kalangan sastrawan dan intelektual akademis Indonesia, ia adalah karya sastra yang seharusnya sudah habis dibaca, ditafsirkan, dan diobrolkan.…

Cerita Pendek

Pesan Moral

Hari itu aku pulang sedikit lebih malam dari biasanya. Di sebuah depaato (dari department store—penerj.) tak jauh dari stasiun sedang ada obral besar-besaran untuk beberapa jenis daging dan sayuran, dan aku sengaja mampir dulu ke sana; menghabiskan waktu di sana sekitar setengah jam—empat puluh menitan jika waktu tempuh dari stasiun ke sana pun dihitung. Tak…

Esai

Ketika Usman Arrumy Salah Memasuki Kebun Nizar Qabbani

Pada 11 Juni 2017, Dea Anugrah menulis tentang terjemahan puisi-puisi Nizar Qabbani yang meragukan di www.tirto.id. Ia membandingkan tiga buku terjemahan puisi Nizar Qabbani yang berjudul Puisi Arab Modern, Surat dari Bawah Air, dan Yerusalem, Setiap Aku Menciummu. Bagi Dea, dari segi kualitas maupun kuantitas, penerbitan terjemahan puisi-puisi Nizar Qabbani di Indonesia masih jauh dari…

Produk Pemutih Itu Bernama Hollywood
Hibernasi

Produk Pemutih Itu Bernama Hollywood

“Delapan dari sepuluh wanita mengatakan (masukkan sebuah nama produk) memang jelas-jelas memutihkan.” Itulah yang setiap kali kita dengar dari iklan produk pemutih kulit untuk wanita Asia—khususnya Indonesia, yang mendambakan kulit putih. Penulis di sini tidak akan mengejek dengan usaha para wanita ataupun para dokter dan ahli kimia yang menghabiskan sisa waktunya demi mencari formula membuat…

Puisi

Puisi-Puisi Hanna Fransisca; Kisah Bunga Tulip

Di Stasiun Kereta   Asap tembakau di kotak kaca ruang tunggu stasiun kereta   Lelaki Hindu, penganut Budha, penghayat Kebatinan, Nasrani berkalung salib, dan Islam.   Mereka duduk melingkar, tersenyum berbagi asap.   Seorang perempuan memandang benci ke arah kaca:   Ia meludah, dan pergi menjauh dengan wajah dengki.   Di luar stasiun, anak-anak bermain…

Celoteh

Menelusuri Jejak Kemanusiaan Y. B. Mangunwijaya

“Ingin membayar utang kepada rakyat.” Begitulah kira-kira obsesi almarhum Yusuf Bilyarta Mangunwijaya semasa hidupnya. Sebuah komitmen hidup yang kemudian menuntun derap langkahnya untuk mendermakan diri membantu kaum miskin. Romo Mangun—begitu sapaan akrabnya—percaya bahwa rakyat kecil-lah yang sesungguhnya paling banyak berkorban dan menderita pada saat perjuangan kemerdekaan dulu. Itulah sebabnya ia begitu kekeuh membela manakala rakyat…

1 2 3 4 5 6 54

Partners Section:

best thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appfree iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8
Go to Top

Powered by themekiller.com sewamobilbus.com caratercepat.com bemp3r.co