Perahu Kertas yang Tak Tahu ke Mana Harus Pulang
Cerita Pendek

Perahu Kertas yang Tak Tahu ke Mana Harus Pulang

Sepasang mataku terpaku pada layar ponsel berukuran empat inci yang menampilkan gambar sebuah stoples bening terguling di tepi perairan. Perahu kertas berwarna biru tersimpan di dalamnya, seolah menatap sendu pada perahu kertas lainnya yang mengapung di atas air. Perahu kertas itu berukuran lebih kecil daripada perahu di dalam stoples, namun warnanya sama.             “Lihat… yang…

Cerita Pendek

Ruwat

Setiap sore, perempuan tua itu akan duduk di teras menatap senja. Lambat-lambat berkedip. Malas melihat, tapi juga segan memejam. Tidak seorang pun tahu apa yang sebenarnya ia tatap. Mungkin garis kemerahan di ujung langit sana. Mungkin matahari di ufuk barat yang mulai menarik sulur-sulur emasnya. Mungkin juga barisan burung yang siap kembali ke sarang mereka.…

Gerakan Penyelamatan Dedek-Dedek Gemes Kita
Esai

Gerakan Penyelamatan Dedek-Dedek Gemes Kita

Jagad netizen dimuakkan oleh ontran-ontran reshuffle, anjloknya mata uang negeri, seteru narkoba yang tak kunjung usai, gegernya kemunculan AA, sampai dengan kasus icik-icik ehem-ehem pret-pret lainnya. Semua lapis ikut andil menyumbang pucingnya‘pala Pak Jokowi. Saya turut berduka. Tapi Pak Jokowi, sebelumnya saya mau sungkem dulu, soalnya apa yang akan saya sampaikan nanti bisa jadi menambah…

Puisi-Puisi Retno Darsi Iswandari (Yogyakarta)
Puisi

Puisi-Puisi Retno Darsi Iswandari (Yogyakarta)

Api Drupadi   ketika dendam berdentum dalam hati panggilannya menembus jagad dewa di tengah mantra dan api suci aku lahir untuk membakarnya namun siapa sanggup mengubah dendam jadi abu ia mendekam dalam darah, mengalir sepanjang hayat   aku tumbuh di depan wajah ayah yang berpaling ibuku adalah api suci ia lindungi langkah-langkahku dengan lingkar kobaran…

100 Hari Kepergian Abah
Celoteh

100 Hari Kepergian Abah

Cinta sangatlah pendek, tetapi kenangan sangatlah panjang. (Pablo Neruda) Ia menderita. Di wajahnya terserak luka. Air mata? Kenapa masih merasa perlu ditanya? Sejak kapan luka tak berkawan air mata, bahkan di pematang mata kaum lelaki paling Don Juan penakluk banyak hati wanita? Abah pergi 100 hari yang lalu dan saya tak kuasa membujuk takdir sekelebat…

Primadona
Cerita Pendek

Primadona

Rumah Rosa ada di pintu paling pojok. Aku harus menaiki tangga sempit sebelum sampai ke sana. Beberapa ekor lalat mengerubungi sebuah nyiru berisi ikan kering yang dijemur di anak tangga kedua. Aku berkali-kali mengangkat sepatuku untuk menghindari genangan air yang alirannya mengucur dari tangga atas lalu mengalir ke bawah hampir membasahi nyiru. Baunya sedikit pesing.…

Cerita Pendek

Kiper di Luar Lapangan

“Pokoknya, Rizki jangan sampai ikut main kalau tidak patuh pada perintahku!” Muka Mamat tidak jadi seram meskipun dia mendelik, bahkan dengan suara lantang seperti menghardik sekalipun. “Lah, bagaimana mungkin, dia kan kiper, Mat?” sahut seseorang dari belakang kerumunan. “Kalau ngeyel, tetap nggak boleh, nanti kukiperi sendiri,” sungut Mamat, sang senior yang diangkat pelatih oleh kawan-kawannya,…

Esai

Barang Enak vs Barang Enek

Dalam dunia literasi, seorang penulis atau pengarang aslinya tidak butuh pujian, karena pujian itu enak seperti sate kambing, atau setidaknya seperti ditraktir makan tiga kali (walau lauknya tempe penyet). Sate kambing jelas rasanya enak, bagi yang suka. Bagi yang tidak suka, silakan ganti kata-kata di atas dengan sate ayam, sate bebek, sate sapi, atau sate…

Dedek Roro Fitria, Mbok Ayok Umrah Saja
Celoteh

Dedek Roro Fitria, Mbok Ayok Umrah Saja

Jelang mangkat umrah gini, saya bukannya mikirin flight nyaris 10 jam yang membosankan, proses imigrasi Jeddah yang simple asal bisa huwa huma hum, smoking area yang selalu sesak dijejali ragam ras manusia, lalu ngendon di bus selama 6 jam menuju Madinah. Saya justru kepikiran sangat sama Dedek Roro Fitria. Suer, berat sekali saya meninggalkan tanah…

Patahan
Cerita Pendek

Patahan

[1] Cara bunuh diri paling tepat adalah melemparkan tubuh dari ketinggian. Dari atap gedung, misalnya. Meloncatlah. Kau bisa minum racun, memang, tak perlu resep dokter untuk itu. Pakai saja obat nyamuk. Boleh sedikit bereksperimen dengan mencampur beberapa bahan. Air, sabun, gerusan bawah putih, dan minyak tanah. Aduk. Ayak dengan kain. Atau kalau malas, beli saja…

Artikel Sembilan Belas Tahun Lalu
Cerita Pendek

Artikel Sembilan Belas Tahun Lalu

Aku pulang. Kembali ke kota tempat pertama kali kuputuskan untuk bercita-cita menjadi malaikat. Kota yang dikidungi segala mahkota Jawa, Jogjakarta. Kota yang telah sembilan belas tahun kutinggalkan. Dengan alasan tidak ada rumah sakit yang menerimaku semasa itu. Dengan sebab tak ada yang mampu menolongku sewaktu itu. Jadi aku pergi, jauh… meninggalkan gubuk seistimewa kastil yang…

Fabel untuk Meringankan Hati
Esai

Fabel untuk Meringankan Hati

   “Aku lahir di dalam meja kayu antik yang penuh ukiran. Meja bulat berlapis kaca itulah tempat persinggahan ibuku yang terakhir. Untung Ibu sempat melekatkan telurku di antara lekuk ukiran sebelum wafat disemprot Baygon. Kalau tidak, aku tidak akan mengalami kisah ajaib ini.” Dee (Dewi Lestari) membuka cerita pendek “Rico de Coro” dalam buku kumpulan…

Go to Top

Powered by themekiller.com sewamobilbus.com caratercepat.com conception à la maison