Esai

Bejo dan Bukunya

Bejo, sebut saja begitu, lelaki usia tanggung dan berkacamata. Ke mana pun Bejo pergi hampir bisa dipastikan sebuah buku selalu ada bersamanya. Sekilas kita paham—walau dalam tataran paling vulgar—bahwa Bejo bukan seseorang yang buta aksara. Membaca buku seolah-olah menjadi tugas hidup dan kesehariannya. Istilah kerèn yang mungkin mewakili: Bejo adalah “kutu buku”. Apalagi, bukan sembarang…

Puisi

Puisi-Puisi Faisal Oddang; Three Worlds, 1955

Drawing Hands, 1948   Kau yang menciptakanku. Aku yang menciptakanmu.   Apa kalimat yang paling sesuai mewakili kesedihanmu? Senja di musim penghujan, sungai tanpa bakau dan bangau, atau sepatu tua yang ditolak oleh semua jalanan?   Kita berwarna abu-abu seperti langit mendung pada hari Rabu; gerimis yang jatuh dari tanganmu akan tumpah menjadi hujan di…

Celoteh

Mitos “Sistem Tanda” Personal Branding

Roland Barthes—mungkin seketika Anda urung melanjutkan membaca karena merasa esai ini akan sangat berat, dan itulah perkara “sistem tanda” kita yang malang—saya pikir tengah menggeniti semua kita ketika menyatakan bahwa fashion alias busana merupakan sebuah sistem tanda mitologi. Fashion adalah pabrik mitos! Masih adakah di antara kita yang ketika membeli sebuah baju semata berpikir untuk…

Cerita Pendek

Sesudah Mbah Darto Mati Bunuh Diri

Sepulangnya dari berburu nyambek di pagi yang senyap itu, dia dikagetkan dengan berita tentang matinya Mbah Darto, laki-laki tua yang pernah berjasa padanya. Sumarno segera meletakkan dua ekor buruannya ke dalam bak mandi plastik yang paling besar—nyambek–nyambek itu masih hidup, mereka hanya diikat keempat kaki dan moncongnya dengan tali-tali rapiah—lalu bergegas mengganti pakaiannya yang bau…

Esai

Lelaki Tua, Seorang Bocah, dan Usia Sebuah Teks

“Nge-game, lah, masa belajar terus.” Ujaran itu terlontar pas di depan muka. Saya terdiam sebentar, tiba-tiba seolah saya tokoh pangeran kecil, berusaha bercakap dengan seekor rubah, dalam cerita masyhur Le petit Prince (Pangeran Cilik), karya penulis Perancis, Antoine de Saint-Exupery. Namun saya tidak sedang bercakap dengan seekor rubah. Di depan saya, ada seorang teman baru.…

Puisi

Puisi-Puisi Jamil Massa (Gorontalo); Memenuhimu

Pelarian   “I buried my heart in a willow tree You came along, gave it back to me Now we’re creatures of the night, we set each other free” (Run Away – Sarah Jarosz)   Rahasia adalah sunyi ladang dan ulangtahun yang telah berhenti dirayakan sejak musim semi bermula. Tubuhnya terkikis embusan badai berisi ultimatum…

Celoteh

Senjakala Panji-Panji Amerika Serikat

Tempo hari, khalayak pasar Indonesia gempar dengan dirilisnya keputusan resmi Ford Indonesia untuk menutup semua aktivitas bisnisnya di paruh kedua tahun 2016 ini. Ada apa dengan perusahaan multinasional yang menyimbolkan panji-panji kejayaan Amerika Serikat itu? Patut digagas bahwa senjakala panji-panji kedigdayaan politik dan ekonomi Amerika Serikat benar-benar tak lagi tertampikkan gelayutannya. Secara politik, umpama, simbol…

Hibernasi

Saat Matahari Jatuh di Chao Phraya

Aku pulang membawa kenangan tentang seorang pria Thailand Selatan yang kujumpai pada malam terakhir di Bangkok. Pemilik tatapan teduh yang sempat membuatku ingin kembali lagi ke kota itu. Jam putih di pergelangan tangan menunjukkan pukul tiga sore. Kakiku melangkah tergesa menuju ruang tunggu yang terletak di paling ujung. Gate 25! Satu per satu pesawat mendarat…

Cerita Pendek

Senyum Ning

Kalau ada satu hal yang piawai Ning lakukan, maka itu adalah tersenyum. Kau tak bisa menyandingkan senyumnya dengan kesangaran dua pasang mata yang tengah menatap Ning. Alih-alih terlihat gentar menghadapi paklik dan bulik-nya, Ning tersenyum tenang. Padahal wajah mereka telanjur memerah; jangan-jangan sebentar lagi dor! Meledak berhamburan sebab terlampau tegang. Cokro, bapak Ning, hanya berdeham…

Esai

Racun dalam Gelas

Ada ungkapan dalam bahasa Inggris yang berbunyi “Like a storm in a coffee cup” atau “seperti badai dalam cangkir”. Artinya, kurang lebih, “marah besar untuk hal sepele”. Namun, terkadang yang “mengamuk” di dalam cangkir atau gelas bukanlah sekadar badai metaforis, melainkan racun mematikan. Dalam novel Agatha Christie, Sparkling Cyanide (kali pertama terbit 1945), yang dalam…

Puisi-Puisi Ahmad Muchlish Amrin
Puisi

Sajak Buah Pinang; Puisi-Puisi Ahmad Muchlish Amrin (Madura)

    Kaloser*   Kupegang kedua tanganmu dan kudekatkan kepalaku ke dadamu, o, padi-padi! Kuresapi detak jantung dan kudengar jerit musim luka. Jerami berdarah-darah. Bagaimana mungkin aku menyaksikan kesedihan ini, padahal di sekelilingku petani-petani bernyanyi.   Paku-paku di tubuhku adalah kemewahan yang bukan milikku. Petani-petani mengayuh pedalku. Aku berputar-putar semakin kencang. Kujamah keindahan lukamu. Apakah…

Celoteh

LGBT, Menyangkal Kemanusiaan Atas Nama HAM

Menghadapi orang yang menyangkal sesuatu tetapi tanpa malu berlindung di baliknya tentu sangat menyebalkan. Maaf, ini bukan tentang Louis van Gaal yang semeleh. Ini tentang Anda, para pembela LGBT, yang gagah benar menyangkal fitrah berketurunan manusia sebagai makhluk biologis sembari berlindung di balik ketiak HAM. Anda mengatasnamakan HAM tetapi menumpas fitrah kemanusiaan itu sendiri. #RIPLogika…

1 63 64 65 66 67 84
Go to Top