Puisi

Puisi-Puisi Hasta Indriyana (Yogyakarta); Kembang Lembayung

Bosscha     Ribuan tahun setelah kaisar Shen Nung Menemukan teh dan cendekian Lu Yu Menulisnya dalam kitab, di kampung kecil Bosscha menyentuh-nyentuhkan sepuluh Jari di papan piano memainkan nada Gemerincing itu sebagai daun teh yang Jatuh melayang dan luruh di sebuah Telaga bening   Pengalengan yang dingin bisa diusir Sepat-pahit teh. Teh yang menghampar…

Celoteh

Kapan Terakhir Kali Bahagia?

Hati adalah Raja Kehidupan. Imam Ghazali   Menjadi modernis tampak begitu keren. Tipikal manusia-manusia kekinian yang kritis, rasionalis, syahdan berkat pencapaian kecerdasan yang menakjubkan. Tak ketinggalan, hikayat keimanan didaku dengan tepukan meriah sebagai bagian tak terberaikan. Modernis dan syar’i, sudah pasti ini pencapaian hidup yang uwow! Di kalangan Hawa, feminisme disambut sedemikian meriahnya. Melalui kibaran…

Hibernasi

Biografi Kesetiaan

Sejak asal mula, manusia menyatakan janji setia kepada penciptanya—janji ruhani ini menjadi cikal bakal segala kesetiaan dalam keseluruhan belitan hidup mereka. Bahkan dapat dijadikan sebagai penanda atas kesunyian ruhani seseorang di tengah keriuhan para hipokrisi yang menari-nari. Tersebab manusia memiliki salah dan lupa, selalu dipenjara oleh bendungan hawa nafsu yang menggebu-gebu, janji-janji setia tersebut diperbaharui…

Rehal

Joker Simbol Manusia Post-Modern

Identitas Buku Judul                     : Misteri Soliter Penulis                 : Jostein Gaarder Penerbit              : Mizan Pustaka Cetakan               : I/ Februari 2016 Halaman              : 484 halaman ISBN                      : 9789794339039 Filsafat sebagai ilmu olah pikir yang tidak sekadar menemukan rumusan teori, tetapi membangun sebuah kerangka berpikir. Bambang Sugiharto dalam pengantar buku Dunia Sophie menyampaikan bahwa melalui tulisan Jostein Gaarder…

Cerita Pendek

Barkhuséa Nôma Medalež dan Kitab Kelambatan

Žijekifo muda sedang menganalisis bagaimana tangan waktu bekerja secara menakjubkan di dalam kelambatan. Tangan gaib itu yang mempertemukannya dengan Vika di toko alat-alat listrik, di sudut kota Bara Kuda. Kota ini sudah sangat terkenal dengan sebutan: “kota yang terbuat dari ketergesa-gesaan”. Di Bara Kuda, orang-orang bangun tidur dengan tergesa. Ke kamar kecil dengan tergesa. Berdoa…

Esai

Manusia Berencana tapi Siapa yang Bercanda? (Review Singkat BvS)

Apa yang ingin Anda harapkan saat kubu kebaikan melawan kubu kebaikan? Tentunya hal ini tak lazim bagi kita yang biasa menerima bahwa kebaikan harusnya melawan kejahatan. Dari kita kecil, seluruh dongeng yang pernah dihaturkan, diajarkan baik dalam pendidikan formal atau bukan, kebaikan selalu menang melawan kejahatan. Maka kita diharuskan tidak boleh jatuh atau sengaja bersenggolan…

Puisi

Puisi-puisi Putu Gede Pradipta (Bali); Hujan Kemudian Kesepian

Hujan   /1/ Hujan yang singgah ke rekah tanah Barangkali menyimpan petuah pun silsilah   /2/ Lewat nyanyi gerimis yang ritmis Terudar kabar dingin yang hambar   /3/ Di air yang mengalir daun-daun melaju Meriak ke hilir ke nasib ia menuju   (Denpasar, 2015)   Filsafat Terbang   Terbang bukan semata ke tujuan Tapi bagaimana…

Celoteh

Hal Paling Menyedihkan ialah Tidak Bisa Bersedih di Tengah Kesedihan

Pernahkah Anda merasakan betapa tidak enaknya tidak bisa menangis di tengah deraan sedih paling pilu—misal saat harus berpisah dengan seorang kawan baik? Lalu, Anda berpura-pura mengucek mata sampai merah, memejam dalam-dalam, atau memalingkan muka berseolah tak mau memperlihatkan rasa pilu, mengerutkan kening, berusaha menghadirkan memoar-memoar yang diharapkan mampu menciptakan air mata. Dan, tetap gagal! Kata…

gowes bareng, komunitas sepeda
Hibernasi

Gowes Yuk Bareng Komunitas-Komunitas Sepeda Jogja

Jogja dahulu kala adalah kota ramah sepeda. Kendaraan bertenaga manusia ini identik mendominasi ruas-ruas jalan sekitar tahun 70-an. Termasuk generasi ayah ibu kita, boleh jadi merasakan masa-masa indah demikian pula. Jogja di waktu tersebut belum menjadi target utama kedatangan para pelajar rantau se-nusantara dan para pengusaha. Kendaraan-kendaraan pencipta karbondioksida dan gedung-gedung hotel megah masih belum…

Rehal

Berakar Pada Sufisme

Judul              : Setangkai Melati di Sayap Jibril Penulis           : Danarto Penyunting   : Agus Noor Penerbit         : DIVA Press Tebal              : 436 halaman Cetakan          : Pertama, April 2016 Danarto, kelahiran Sragen, 27 Juni 1940, sebagai cerpenis, memiliki kedudukan khusus dalam dunia sastra Indonesia. Melalui cerpen-cerpen yang ditulisnya, ia menempatkan diri se­bagai pembaru…

Esai

Konsep “Pulau” Sebagai Shima VS Konsep Tulisan Perjalanan (Travel Writing)

Februari 2016 ini, Bangkok Film Festival telah menetapkan How to Win at Checkers (Every Time) sebagai film adaptasi terbaik—setelah gagal menyisihkan 80 pesaingnya dalam penominasian Oscar 2016. Sebuah kabar yang, bagi saya seorang pengarang—kelas teri, yang kebetulan suka drama Thailand dan membaca nama Edward Gunawan, seorang Indonesia, sebagai salah satu produsernya—, menggembirakan karena film ini…

Puisi

Puisi-Puisi Nizar Qabbani (Suriah); Kekasihku Bertanya Padaku

Syair   1 Kawan Kata-kata lama telah mati. Buku-buku lama telah mati. Pembicaraan kita mengenai lubang seperti sepatu usang telah mati. Mati adalah pikiran yang mengarahkan pada kekalahan.   2 Puisi-puisi kami sudah basi. Rambut perempuan, malam hari, tirai, dan sofa Sudah basi. Segalanya sudah basi.   3 Negeri duka-citaku, Secepat kilat Kau merubah aku…

1 64 65 66 67 68 87
Go to Top