gambar segenggam laut puisi-puisi Indrian Koto
Puisi

Segenggam Laut; Puisi-Puisi Indrian Koto (Yogyakarta)

Meninggalkan Rumah kau tampak begitu terhina melewati jalan-jalan yang memperlakukanmu dengan sengit langit seperti mendung sejak pertama kau melepaskan rumah dari ingatan masih saja kau ingin pulang merebahkan diri di ranjang, beranjak ke dapur dan merenung di ruang belakang mencomot satu demi satu kenangan membuat hatimu terus-terusan basah kenapa tak kau biarkan saja angin merampas…

gambar karl marx
Celoteh

Mengenang Marx dan Komunisme

Tan Malaka yang mewariskan Madilog benar-benar sedih melihat teman-teman ideologisnya tidak mengindahkan peringatannya di tahun 1926-1927 bahwa melawan Hindia Belanda dalam kondisi sekarang sama dengan bunuh diri. Dan, kun fayakun! Gerakan komunis Indonesia yang dicetuskan di Surabaya itu hangus berangus dilibas tentara penjajah. Itulah salah satu kesalahan terbesar kaum komunis di masa prakemerdekaan, yang jelas…

Hibernasi

Pulang

“Masih jauh, Mas?” tanyaku sambil terengah-engah. “Capek, ya?” Mas Ardi berhenti sebentar, memberi waktu agar aku dapat beristirahat. “Sedikit,” jawabku. “Ya sudah, kita pelan-pelan saja. Maaf, aku terlalu senang. Anak kita tidak apa-apa?” tanya Mas Ardi khawatir sambil memegang perutku penuh sayang. Aku hanya mengangguk. Setelah itu Mas Ardi berjalan perlahan, memberi kesempatan padaku untuk…

5 hal bikin malas kuliah
Extra

5 Hal Ini 100 Persen Bikin Kamu Males Kuliah

Buat sebagian besar remaja labil dengan kostum putih biru, kuliah sering digambarkan sebagai tempat yang asyik dan menyenangkan. Padahal, kenyataannya bisa 100 persen berbeda. Bayangan asyik dan menyenangkan itu bisa jadi hilang saat memasuki belantara kampus yang sebenarnya. Kuliah itu nggak seindah khayalanmu itu. Kampus itu tempat yang penuh lika-liku bagaikan labirin yang sangat rumit.…

Ilustrasi cerpen malasenja
Cerita Pendek

Malasenja

SEBENARNYA, aku hanya menceritakan apa yang selalu menciap-ciap dalam kepalamu. Sesuatu yang selalu berhasil mendatangkan gemuruh dalam dadamu. Gemuruh itu adalah balon udara berisi air garam yang hangat. Balon-balon itu jumlahnya banyak. Banyak sekali. Saking banyaknya, balon-balon itu tidak hanya menyesaki rongga dada, tapi juga kerongkongan dan mata. Kerongkonganmu seperti dililit dasi yang makin lama…

manusia tukang jagal
Esai

Saat Semua Manusia Jadi Tukang Jagal

Sebelumnya, saya ucapkan selamat Idul Adha bagi yang merayakan. Entah yang shalatnya tanggal 23 atau 24, entah yang ikutan shalat ataupun tidak. Selama Anda masih menikmati enaknya daging kurban, saya anggap ikut merayakan. Hidup membawa saya pada dua pemikiran yang berbeda. Pemikiran pertama mengatakan bahwa kurban itu ya pokoknya bawa kambing/sapi/kerbau ke masjid buat disembelih.…

Gambar ilustrasi deja vu
Puisi

Deja vu; Puisi-puisi Laila Hasanah M

Dunia Semu Kami pernah hanyut terbawa arus waktu Kami terdampar di suatu tempat bernama khayalan Kami terkekang, ada belenggu yang membatasi ruang gerak ini Lantas, mengapa ada masanya hal-hal yang membosankan ini terasa begitu menyenangkan? Lalu, kenapa ada orang lain yang juga menyelinap masuk di kehidupan kami yang menyedihkan ini? Atau… Akankah sebuah penderitaan itu…

Celoteh

Berpikir “Clear and Distinct” Tentang Ibadah Haji (Kritik Rasional untuk Denny JA dan Ade Armando)

Kagetkah Anda bila saya menyatakan bahwa kualitas otak Denny JA dan Ade Armando lebih terbelakang dibanding kualitas nalar suku-suku primitif yang pernah diteliti Mircea Eliade? Nama pertama menyatakan begini: “Selama ini diyakini hari yang sah berhaji hanya lima hari efektif, dari tanggal 9 hingga 13 Dzulhijjah saja. Harus dipikirkan jumlah hari yang sah bertambah juga…

jangan ada ponsel di antara kita
Hibernasi

Jangan Ada Ponsel di Antara Kita

Suatu malam, Linda mengajak teman dekatnya yang bernama Anggi ke taman kota. Maksud hati Linda ingin curhat sambil makan malam menikmati suasana kota yang ingar-bingar. Namun sial bagi Linda, sampai hampir setengah jam mereka berada di tengah taman yang ramai oleh suara musik dan pengunjung yang lain, Anggi sama sekali tak melepas perhatian dari layar ponselnya. Padahal…

Gambar ilustrasi untuk nazar
Cerita Pendek

Nadzar Naik Haji

Jam menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Haji Nadzar belum juga beranjak dari kandang sapinya. Ia masih menatap dan mengelus-elus sapi sonok[1] kesayangannya yang tertidur pulas. Tidak biasanya Haji Nadzar berada di kandang sapi sonok-nya hingga larut malam. Biasanya hanya pada malam Jum’at Kliwon dan pada malam pelaksanaan lomba sapi sonok saja ia bermalam di…

Aromasha; Puisi-Puisi Kamil Dayasawa (Sumenep)
Puisi

Aromasha; Puisi-Puisi Kamil Dayasawa (Sumenep)

Aromasha kala bintang jatuh tengah malam cericit kelelawar pada dahan membangunkan bulu roma bulan redup tertutup kabut seperti mata ingin menangis lantaran rindu temu ribuan waktu ranting-ranting pohon menunjukkan padaku arah berbeda-beda hingga usia begini tua tak ketemu juga rumahmu di mana angin santer bertiup sepanjang waktu tercium semerbak harummu suara cecak bersahutan di dinding…

Celoteh

Cendekiawan Kok Sikut-Sikutan Publikasi Karya

Mau mengutip Ali Shariati, Anthony Giddens, hingga Jurgen Habermas yang menakhodai Mazhab Frankfurt yang memuja rasionalitas-teoretis, atau pula orang kita sendiri macam Mohamad Sobary, bahkan Agus Mulyadi (Gus Mul), junjungan saya, semuanya menyatakan bahwa penulis merupakan bagian dari agent of social change. Bagian dari kaum cendekiawan. Pangkat ini mudah dimafhumi kenapa melekat pada para penulis…

1 67 68 69 70 71 78
Go to Top

Powered by themekiller.com sewamobilbus.com caratercepat.com conception à la maison