D. Zawawi Imron
 

D.
 
Zawawi Imron lahir di desa Batang-batang, Kabupaten Sumenep.
 
Dia mulai terkenal dalam percaturan sastra Indonesia sejak Temu Penyair 10 Kota di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada tahun 1982.
 

Sejak tamat Sekolah Rakyat, dia melanjutkan pendidikannya di Pesantren Lambicabbi, Gapura, Semenep.
 
Kumpulan sajaknya Bulan Tertusuk Ilallang mengilhami Sutradara Garin Nugroho untuk membuat film layar perak Bulan Tertusuk Ilallang.
 
Kumpulan sajaknya, Nenek Moyangku Airmata, terpilih sebagai buku puisi terbaik dengan mendapat hadiah Yayasan Buku Utama pada 1985.
 

Beberapa sajaknya telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, Belanda, German, dan Bulgaria.
 
Dan pada tahun 2012, ia menerima penghargaan “The S.
 
E.
 
A Write Award” di Bangkok Thailand, yang diberikan keluarga kerajaan Thailand untuk para penulis di kawasan ASEAN.
 
Kini dia tinggal di Batang-Batang, Sumenep, Madura.
 


Read: D. Zawawi Imron`s articles