Puisi-Puisi Vladimir Mayakovsky; Bagaimana Denganmu?

in Puisi by
fineartamerica.com

 

Selera

 

Seekor kuda

melihat unta

dan tertawa dengan parau.

“Sungguh

kau seekor

kuda besar yang aneh!”

Unta kemudian membantah:

“Kau — seekor kuda?

Nyaris sangat gagal!

Kau hanya seekor unta yang gagal tumbuh,”

Dan cuma Tuhan,

Yang mahatahu,

mengetahui mereka mamalia

dengan jenis yang berbeda.

 

1929

 

 

Bagaimana Denganmu?

 

Aku disiram beberapa warna dari sebuah gelas

dan dilumuri kusam dunia dengan penuh perasaan

Aku letakkan dengan rapi hidangan selai

tulang pipi mencuat dari laut.

Setelah timbangan dari kaleng salmon

Aku membaca panggilan bibirmu yang belum bisu

Dan kau,

 

maukah kau memainkan alunan musik

hanya dengan pipa sebagai sebuah suling!

 

1913

 

 

Dengarkan!

 

Sekarang, dengarkan!

Tentunya, jika bintang bersinar

Akan ada seseorang yang merindukan mereka

Seseorang yang ingin agar mereka sedikit bersinar

Seseorang yang memanggilnya, yang membersitkan sedikit noda

dari liur, sebuah permata?

dan tertimpa

oleh badai salju debu tengah hari,

air mata menuju ke Tuhan,

takut bahwa hal itu akan terlambat,

dan menangis,

mencium luka di tangan,

bersumpah

bahwa ia tak bisa, hanya tak bisa menanggung takdir tanpa bintang

Harus ada bintang, harus ada!

… Kemudian pergi bersama cemas,

meskipun tampak tenang,

berbisik kepada seseorang,

“Kau yang lebih baik?

Tidak takut?

Baiklah?”

Sekarang dengarkan,

takdir:

apakah seseorang harus bersama bintang-bintang berkilau,

seseorang yang rindu

bahwa di atas atap

satu bintang setidaknya mesti datang bersinar?

 

1913

 

 

Tentang Petersburg 

 

Dari atas atap, air mata merembes ke dalam pipa

dan pada lengan sungai tergambar lintasan-lintasan

sementara sejumlah bibir, tertahan oleh langit

melanjutkan mengisap puting-puting batu.

 

Langit, beristirahat, kini terlihat amat jelas:

Sepanjang jalur laut yang indah,

Keringat penunggang unta melaju deras

Kemalasan sungai Neva, dua punuk unta

 

1913

 

 

Cahaya Bulan

 

Bulan muncul

Mendekat di sini

segera.

Kini, tergantung di udara, penuh dan dingin.

Barangkali Tuhan,

dalam sebuah ramalan

dengan sendok perak

menggali sup ikan dari bintang-bintang.

 

1916   

 

(Sajak-sajak di atas diterjemahkan bebas dari buku Poems Vladimir Mayakovsky dan juga Backbone Flute, diterjemahkan dari bahasa Rusia ke Inggris oleh Dorian Rottenberg dan Andrey Kneller)

 

Penerjemah

Wawan Kurn. Menulis puisi, cerpen, esai. Menerbitkan buku puisi pertamanya yang berjudul Persinggahan Perangai Sepi (2013) dan buku puisi kedua Sajak Penghuni Surga (2017). Serta diundang sebagai penulis Indonesia Timur di Makassar International Writers Festival (MIWF) 2015. Buku esai pertamanya terbit Februari 2017 dengan judul Sepi Manusia Topeng.

 

Vladimir Mayakovsky

Vladimir Mayakovsky

Vladimir Vladimirovich Mayakovsky adalah anak bungsu dari keluarga Ukraina. Lahir di Baghdati, pada tanggal 19 Juli 1893. Ketika ayahnya meninggal pada tahun 1906, keluarganya pindah ke Moskow, di sana Mayakovsky bergabung dengan Partai Buruh Demokratik Sosial. Karena situasi keuangan keluarganya, Mayakovsky berhenti dari sekolah. Dia bahkan mendekam dalam penjara selama dua tahun disebabkan karena kegiatan-kegiatan politiknya. Puisi awal Mayakovsky menjadikannya sebagai salah satu penyair yang disebut Russian Futurism, sebuah gerakan yang ditandai dengan penolakan terhadap unsur-unsur tradisional yang mendukung eksperimen formal, dan menyambut perubahan sosial yang dijanjikan oleh teknologi.
Vladimir Mayakovsky

Latest posts by Vladimir Mayakovsky (see all)

Partners Section:

best thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appbest thai dating appfree iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8free iphone 8
Go to Top

Powered by themekiller.com sewamobilbus.com caratercepat.com bemp3r.co