Penulis

Damiri Mahmud
 
Lahir di Medan, 1946.
 
Tulisan-tulisannya berupa artikel budaya, politik, dan agama, tersebar di berbagai harian dan majalah di Indonesia dan Malaysia antara lain: Berita Buana, Pelita, Kompas, Republika, Pikiran Rakyat, Analisa, Waspada, Merdeka, Pikiran Rakyat, Lampung Post, Media Indonesia, Panji Masyarakat, Berdaulat, Horison, Basis, Dewan Sastra dan Berita Harian (Malaysia).
 
Tulisannya juga termuat dalam berbagai bunga rampai: Tonggak 3 (Gramedia, Jakarta), Bosnia Kita, (Komite Solidaritas Muslim Bosnia, Jakarta), Kontroversi Al-Qur’an Berwajah Puisi (Pustaka Utama Grafiti), Muara (Fa.
 
Maju, Medan), Perisa (Dewan Bahasa dan Pustaka, Malaysia), Titian Laut (Dewan Bahasa dan Pustaka, Malaysia), Ensiklopedia Sejarah dan Kebudayaan Melayu (Dewan Bahasa dan Pustaka, Malaysia), Dari Fansuri (Horison & The Ford Foundation), Horison Sastra Indonesia (Horison & The Ford Foundation) Beberapa buku yang telah terbit: Wasiat Ayah (Fa.
 
Hasmar, Medan), Teka-Teki (Marwilis Publisher, Selangor, Malaysia), Amir Hamzah Penayir Sepanjang Zaman (Dewan Kesenian Sumatera Utara), Damai di Bumi (Kanwil Parsenibud, Sumatera Utara, Medan), Esensi dan Dinamika (Sastra Leo, Medan).
 
Menafsir Kembali Amir Hamzah (Badan Perpustakaan Sumatera Utara, 2013 dan Ombak, 2017).
 
Rumah Tersembunyi Chairil Anwar (Unimed Press, 2014 dan Ombak, 2018).
 
Patung (Badan Perpustakaan Sumatera Utara, 2018).
 
Halakah Panggang (Obelia Publisher, 2018) satu buku puisinya yang meraih Anugerah Lima Buku Puisi Pilihan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2018.
 

Read: Damiri Mahmud`s articles