Puisi-Puisi Emi Suy

 

UBAN URBAN

seseorang menanam kata-kata

di  kepalaku

tumbuh besar berakar

jadi kota

yang kerap disinggahi musim

adakah di sana

yang bermukim?

saat mudik tiba

ia kembali

jadi kata-kata

di puisi penyair urban

yang setia menyemir uban

di akhir pekan!

(2021)

 

 

UTANG PETA

Telah kulunasi

Segala rindumu padaku

dengan pertemuan akhir ini

Maka, catatlah

Selain jarak

Kita bukan lagi siapa

Kini hanya peta

yang berutang pada kita!

2021

TEKAD JADI PENYAIR

sejak aku kerap

jadi tumbal puisi

aku bertekad jadi penyair

agar tak ada lagi manis kata

yang dijual kepada gula

2021

 

 

DOKUMEN HIDUP

kita kerap menggandakan puisi

di mesin fotokopi,

namun sayangnya

kita tak bisa menggandakan usia

setiap saat kita bisa melingkari tanggal

pada kalender yang tinggal

menghitung sesal

: bahwa rambut kita

telah dipenuhi kenanga putih

2021

 

 

RELA

Setiap malam, aku tarik selimut usang

dari masa lalu

Hadiah ibu

Di ulang tahun ketujuh

Dan masih gema bisiknya

Sesaat sebelum aku lelap:

“tidurlah, naik

biarlah ibu jadi bulan

sepanjang malam

untuk kelammu.”

2021

Emi Suy
Latest posts by Emi Suy (see all)

Comments

  1. Weni Suryandari Reply

    Emi, puisi-puisinya makin bagus dan tajam, makin berciri. Salut dan Selamat!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!