Lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat.
Beberapa kumpulan puisinya, antara lain, Mencari Jalan Mendaki (2018)-meraih penghargaan dari Perpusnas RI (2019); Lelaki dan Tangkai Sapu (2017)-meraih penghargaan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud RI (2020); Dengung Tanah Goyah (2024)-tiga besar Buku Sastra Terbaik Pilihan Tempo (2024).
Ia juga meraih Payakumbuh Award kategori Tokoh Seni dan Budaya dari Pemerintah Kota Payakumbuh (2022).
Read: Iyut Fitra`s articles
