
Rindu yang Menguning di Dahan
Di ladang tua,
ada mangga yang tumbuh sendiri
dari biji yang dibuang entah oleh siapa.
Ia tumbuh tanpa janji,
tapi memberimu rasa yang tak kau lupakan.
Warna kuning emasnya mencuri matahari,
dan harumnya adalah surat cinta
yang ditulis angin sore ke pipi anak kecil.
Saat kau belah mangga itu,
rasa manisnya seperti rindu
datang pelan-pelan, lalu menyesakkan dada
karena kau tahu
rasa itu berasal dari kenangan yang tak kembali.
Luka Manis di Balik Kulit Merah
Di ranting sunyi pohon tua,
tergantung apel berwarna darah.
Kulitnya mengilap menyimpan rahasia,
tentang musim gugur yang terlalu cepat datang.
Orang-orang menyukainya,
karena manisnya menyentuh lidah pertama,
namun mereka tak tahu:
di dalamnya kadang sembunyi cacing kecil
seperti hati yang pernah disakiti,
tapi tetap tersenyum di meja makan.
Apel, seperti kita semua,
disukai karena kulitnya sempurna.
Padahal yang terindah dari hidup ini,
adalah retak-retak yang tetap bertahan.
Permata Merah yang Bersuara Pelan
Delima, buah dari cerita-cerita tua,
yang disebut dalam syair dan kitab.
Kulitnya kasar, tapi isinya permata merah
seperti perempuan yang menyimpan rahasia
dengan senyum paling sederhana.
Setiap biji yang pecah di mulut
adalah gema sejarah:
tentang cinta yang dikhianati,
tentang janji yang dikubur dalam diam.
Ia tak hanya buah,
tapi pelajaran untuk tidak menilai isi
hanya dari kulitnya.
Karena keindahan sejati
adalah yang harus kau buka perlahan
dan mungkin kau akan berdarah,
tapi rasanya,
akan membuatmu tak pernah melupakannya.
Puisi dalam Butir Kecil
Di balik daun-daun yang rimbun,
anggur bergelantung, penuh cita.
Setiap butirnya mengandung dunia kecil:
ada tawa, ada tangis, ada cerita.
Anggur sering diperas untuk jadi anggur merah,
lalu disajikan di pesta
tapi tak semua tahu,
prosesnya adalah perih yang dipendam lama.
Ia harus dihancurkan dulu,
diinjak, diremas, dan disimpan dalam gelap
sebelum akhirnya jadi kenikmatan.
Seperti jiwa manusia
yang kadang harus hancur dulu,
agar bisa tumbuh menjadi sesuatu
yang dirayakan oleh banyak hati.
- Puisi Nabila Natasya - 30 September 2025


Indra darma
Wowww… Sederhana namun tinggi akan makna, nicee
Pinkan Cinta Leatari
Maa Syaa Allah bagus bangett ka
ARLINDA AULIA
Sederhana
haneya
wah..
Riski setia putri
Saya sangat menyukai ringkasan puisi ini 😻
Nabila Natasya
Terima kasih Teman- teman🙏 Kadang kesederhanaan justru menyimpan makna yang paling dalam
🌹
Nabila Natasya
Terima kasih Teman- teman🙏 Kadang kesederhanaan justru menyimpan makna yang paling dalam
🌹
Komariah
Maasya Allaah adem
rhe
bagusss
Renita Ganur
Kerenn banget….
Usdhof
Mantap..
Khalish
keren, sederhana tapi menyimpan banyak makna
Rion Albukhari
Jadi ingat karya kahlil gibran ketika membaca karya2 ini, penuh sentuhan spirit kehidupan
Kiki
Woooo
Handoyo Purwowijoyo
Yang dirayakan banyak hati…
Rizki prilia
Serius, ini best sih. Sederhana tapi semua pada paham inti yang mau disampaikan ❤️.