Dikenal luas sebagai sutradara film Italia kontroversial; Salò (1975), yang diangkat dari novel Les 120 journées de Sodome ou l'école du libertinage karya Marquis de Sade adalah film terakhir sekaligus puncak kenyelenehannya.
Namun, dia memulai aktivitas kreatifnya sejak umur tujuh tahun dengan menulis puisi dengan pengaruh awal dari penyair Prancis Arthur Rimbaud.
Dia juga menulis novel dan naskah drama; novel pertamanya Ragazzi di vita (1955) langsung berbuah gugatan hukum atas tuduhan cabul.
Pasolini juga aktif dalam gerakan politik hingga bergabung dengan Partai Komunis walaupun kemudian dia dipecat karena didakwa bergaya hidup asusila.
Kasus pembunuhan terhadapnya masih misterius dan masih menimbulkan perdebatan sengit di Italia.
Read: Pier Paolo Pasolini`s articles
