Puisi Zulkifli Songyanan

 

PAMERAN PUISI KECIL

 

Akuarel

Lebih anggun
ketimbang kelopak mekar
di kebun maupun kanvas
pelukis botani mana pun

 

geliat lengan seorang bayi

 

 

Realis

 

Impian beterbangan
digusah kenyataan.
Seorang ibu membimbing
gerobak dan anak-anaknya

melintasi hari-hari
dan malam.

 

 

Potret
buat Hutama Limarta

 

Seorang bapak memandangi keduanya
dengan mata yang ngungun:

 

benang kusut pekerjaan terus terulur;
bocah laki-laki merangkaki

tangga nasibnya
seumur-umur.

 

 

Grotesk

 

Sehabis menanggung lapar
tak tertahankan
sekerat roti sisa
di mulut
serawan pelukan terhangat
depan maut

 

Lanskap

 

Di luar jendela
dan kanvas
sajak ini
siapa lebih cepat berlari
langit ataukah bumi?

 

 

Sureal

 

Puisi dan ketulusan
dua hal terbaik
yang kumiliki

 

berjalan bersisian
menjauhi lukisan
diri ini.

 

 

2025-2026

Zulkifli Songyanan
Latest posts by Zulkifli Songyanan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!