Janji Secangkir Teh
Tatapan matamu begitu kosong. Ekspresi wajahmu kaku. Ini pertama kalinya aku menyadarinya. Sejak kapan kau berubah? Sejak kapan hubungan di […]
Tatapan matamu begitu kosong. Ekspresi wajahmu kaku. Ini pertama kalinya aku menyadarinya. Sejak kapan kau berubah? Sejak kapan hubungan di […]
SEBENARNYA, aku hanya menceritakan apa yang selalu menciap-ciap dalam kepalamu. Sesuatu yang selalu berhasil mendatangkan gemuruh dalam dadamu. Gemuruh itu […]
Jam menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Haji Nadzar belum juga beranjak dari kandang sapinya. Ia masih menatap dan mengelus-elus […]
Belum sempat berkata apa-apa, Ibu langsung menghambur ke arahku. Dengan sigap, ia memeluk tubuhku. Kemudian menangislah ia sambil menggerutu. Melafalkan […]
Lusi berjingkat begitu telinganya mendengar derum suara motor Harley. Seperti biasa, monster itu pasti sudah tahu kalau papa dan mama […]
Setiap pukul lima sore, sepasang kekasih itu menghabiskan waktu di alun-alun. Alun-alun selalu ramai pada jam-jam itu. Anak-anak yang selesai […]
“Fat, bakna la rajha.[1] Sebentar lagi lulus MTs. Sudah saatnya kamu menikah,” ujar Bapak yang duduk bersila di lantai, berhadapan […]
Desa Panji, Kenegerian Sei Batang, beredar mitos bahwa di antara Desa Kubu dan Desa Panji, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam […]