Kaul di Kali Keramat
Mataku sakit. Persisnya, di sekitar mataku. Persisnya, di sekitar mata kananku. Persisnya, titik di bawah mata kananku. Namun, orang-orang, persisnya […]
Mataku sakit. Persisnya, di sekitar mataku. Persisnya, di sekitar mata kananku. Persisnya, titik di bawah mata kananku. Namun, orang-orang, persisnya […]
Puq Bijoq duduk tanpa baju di pintu. Susah payah ia mencari tingo[1] di pusarnya. Kedua kakinya terjulur, kepalanya turun sebawah […]