Dilarang Intoleran!
“Setiap praktik yang mencipta sesuatu yang baru adalah pratik gelak-tawa.” Julia Kristeva Mestinya, iklan sebuah minuman sudah lebih dari cukup […]
“Setiap praktik yang mencipta sesuatu yang baru adalah pratik gelak-tawa.” Julia Kristeva Mestinya, iklan sebuah minuman sudah lebih dari cukup […]
Apa yang ada di permukaan bahasa (semiotik) niscaya tidak sejajar dengan apa yang ada di bawah permukaan bahasa (simbolis). Kalaupun […]
Di setiap bulan kemerdekaan bangsa ini, sebagian kalangan penjunjung teokrasi selalu tak alpa untuk mengungkit sejarah dihapuskannya 7 kata dalam […]
“Membela nasionalisme, nggak ada dalilnya, nggak ada panduannya. Membela Islam, jelas pahalanya, jelas contoh teladannya.” (Felix Siauw) Seseorang mungkin saja […]
“Sebaiknya kita mengedepankan isi, karena isi lebih penting daripada bungkusnya, contohnya BH.” (Gus Dur) Anekdot ciamik khas Gus Dur itu […]
“…. Saya tidak pernah lupa bahwa tetangga kami yang Katoliklah yang menampung kami di rumahnya saat konflik panas-panasnya. Tetangga […]
Sekitar 13 tahun silam, saya terpaksa harus membaca buku Karen Armstrong yang saya kutip judulnya di esai ini, Berperang Demi Tuhan. […]
“Kebosanan adalah kejahatan paling besar kedua di dunia. Menjadi membosankan adalah kejahatan terbesar pertamanya.”—Jean Baudrillard Dalam bukunya yang sangat […]