Author

Edi AH Iyubenu

Edi AH Iyubenu has 107 articles published.

Celoteh

MDRCCT (Lagi) Sebagai Isyarat Untuk Berhenti

Seorang kiai “ditegur” oleh dokter langganannya yang sedang sowan ke rumah beliau gara-gara rokok. “Pak Kiai, apa Sampeyan ndak pernah membaca jurnal, majalah, buku, atau link internet tentang temuan medis terhadap bahaya merokok bagi kesehatan, ya?” “Ya tentu sudah,” jawab sang kiai. “Makanya saya kemudian berhenti.” “Lha kok masih merokok terus begini…?” “Berhenti membacanya.” ****…

Celoteh

MDRCCT

Ada pengunjung kafe datang membawa ransel besar. Ia letakkan ransel itu di atas meja, lalu ditinggalkan begitu saja tanpa cemas hilang, menuju kasir, meminta segelas air panas. Lalu ia kembali ke kursinya dengan membawa segelas air panas itu. Menemui ranselnya lagi. Membukanya. Sejurus kemudian, ia aduk sasetan kopi susu di dalam gelas itu. Menggunakan bekas…

Celoteh

Tuhan Tidak Perlu Dibela (Refleksi atas Keriuhan Islam Kita Hari Ini)

Sumber Gambar: Edi AH Iyubenu Agar tak jadi guilt by association, menyalahkan dengan mengait-ngaitkan, saya perlu nyatakan tiga hal pada Anda di awal tulisan ini: pertama, membaca adalah hal yang mesti dilakukan sebelum berkomentar, kedua, judul tulisan ini saya adopsi dari salah satu tulisan Gus Dur yang dijadikan judul bukunya pula, Tuhan Tak Perlu Dibela,…

Celoteh

Ontologi Bahasa dan Politik Identitas Semua Kita

*) Dipresentasikan dalam diskusi Jawa Pos, “Bahasa Indonesia dan Bahasa Koran”, Surabaya, 22-10-2018 Makna sebuah kata tergantung penggunaannya dalam sebuah kalimat; makna sebuah kalimat tergantung penggunaannya dalam sebuah bahasa; dan makna sebuah bahasa tergantung penggunaannya dalam sebuah kehidupan. Ludwig Wittgenstein Bahasa tidak pernah mati. Ia selalu mengalami dinamika yang tak sederhana: ledakan makna dan penggunaannya…

Celoteh

Jiwa yang Benar, Jiwa yang Tenang

“….mustahil. Memang mustahil menyalurkan sensasi-hidup epos eksistensi seseorang, yang seperti apa juga jalan ceritanya—sebuah perasaan yang membuatnya sungguh-sungguh ada, yang membuatnya bermakna—sebuah hakikat yang subtil dan menembus jiwa; mustahil tersampaikan. Kita hidup, sebagaimana dalam mimpi—sendiri-sendiri…” Dalam sebuah riwayat yang sangat populer, Rasulullah Saw. memerintahkan para sahabat untuk berangkat lebih dulu menuju perkampungan Bani Quraidhah. Pesan…

Celoteh

Ngawruhke

Di gembur tubuhmu Lelaki menanam benih Sebab engkau ladang Yang mengeram kehidupan. Royyan Julian, “Tabung Hayat” Gerangan apakah yang mampu menggerakkan seseorang menempuh perjalanan Jogja–Purbalingga sehabis Subuh, setelah semalam begadang sampai pukul tiga dini hari? Letih, payah, ngantuk, lemas, berkunang-kunang, sudah pasti. Gerangan apakah yang berhasil menaklukkan segala rasa tak nyaman itu? Kasur bantal nan…

Celoteh

Anomali Tradisi Sastra Kita Kini

Ingat benar saya ungkapan Raudal Tanjung Banua beberapa tahun silam bahwa mestinya ada tiga pilar dalam tradisi kesusastraan, yakni kreator, pembaca, dan kritikus. Saya sepakat. Lalu, apa yang kita saksikan hari ini? Membludaknya jumlah kreator sastra: penyair, cerpenis, novelis. Masukkan pula para penulis naskah lakon. Bagaimana soal populasi pembaca? Patut disyukuri—meski tak besar-besar amat, atau…

Celoteh

Kau Begitu Nyata, Secangkir Kopi Inilah yang Fiksi

Di Kafe Basabasi—tentunya nama ini bisa digantikan oleh nama-nama lainnya—secangkir kopi tetaplah sebuah kopi: untuk diseruput. Kopi jenis apa pun yang Anda pilih, semuanya adalah kopi: untuk diseruput. Jika menghentikan kopi sekadar sebuah minuman demikian, ia bukanlah apa-apa sama sekali. Tetapi, dalam banyak hikayat pengalaman—sebutlah pengalaman saya sendiri—kopi sama sekali bukanlah minuman belaka. Sudah pasti,…

Celoteh

Hati adalah Sumber Segalanya

Iman bersemayam di dalam hati, semua kita mafhum. Al-imanu hahuna, kata Rasulullah Saw., iman itu ada di sini (sambil menunjuk dadanya). Mengapa iman tidak berposisi di kepala (akal), bukankah kita mafhum sekali betapa akal sangat menentukan dan memengaruhi perilaku orang (ucapan dan perbuatan)? Dalam skema relasi hati-akal-perbuatan ala Imam Ghazali, hati dinyatakan merupakan raja, akal…

Celoteh

Male-Feminist di Padang Feminisme

Isyarat-isyarat berbingkai baru dengan substansi lawas seputar perkelahian feminis dan patriarkis memang takkan pernah punah sampai akhir hayat dunia ini. Betty Friedan telah lama menabuh genderang itu melalui The Feminine Mystique (1963). Jangan lupakan tentunya sosok Simone de Beauvoir, Julia Kristeva, Naomi Wolf, hingga Fatima Mernissi dan Amina Wadud. Pada pokoknya, soal gugat-menggugat suatu tatanan,…

Celoteh

Gawatnya Sebutan Kafir dalam NKRI

Tahukah Anda bahwa di dalam al-Qur’an terdapat 89 seruan/sebutan yang menggunakan narasi “Wahai orang-orang yang beriman…. (ya ayyuhal ladzina amanu…)” dan diikuti dengan perintah melakukan kebaikan-kebaikan (dalam banyak bentuk, seperti berkata-kata baik, memenuhi janji, hingga menggauli istri dengan baik). Jika label “beriman” kita anggap sebagai identifikasi esoteris suatu umat (kaum muslimin), seyogianya ia tak bisa…

Celoteh

Hal-Hal yang Membuat “Dawuk” Pantas Disebut Istimewa

Nyaris seminggu saya menuntaskan novel terbaru Mahfud Ikhwan ini, Dawuk. Itu waktu yang lama buat saya untuk melahap novel setipis itu. Bukan karena sibuk atau memaksa diri bertahan, saya sengaja melahapnya pelan demi pelan—persis kebiasaan anak saya, de Diva, yang mencuwil sangat-sedikit demi sangat-sedikit jika ketemu ayam bakar. Saya tak ingin kehilangan satu nuansa pun,…

1 2 3 9

Partners Section:

dep file Depfile password Dep file Dep file Depfile password Depfile password dep file dep file Depfile password dep file Depfile password dep file Depfile password dep file Depfile password dep file Dep file dep file Dep file dep file Dep file dep file Depdile password Depfile password dep file dep file depfile password Dep file Depfile Password yify torrent empire torrent yify vikings season 4 auto clicker autoclicker slender the eight pages he gift torrent walking dead torrent the walking dead torrent fl studio 12 torrent Depfile password Dep file dep file dep file dep file dep file dep file dep file depfile password depfile password depfile password depfile password depfile password depfile password Depfile Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file Dep file dep file depfile password depfile password dep file depfile password dep file depfile password dep file depfile password
Go to Top