Mengapa yang Berbeda Harus Mati?
Ia memakan anaknya hidup-hidup. Bercak merah mewarnai tempat tidurnya. Bau amis menguar di seluruh penjuru ruangan. Kurang dari 24 jam […]
Ia memakan anaknya hidup-hidup. Bercak merah mewarnai tempat tidurnya. Bau amis menguar di seluruh penjuru ruangan. Kurang dari 24 jam […]
“Kapan kehidupan dimulai?” tanya pria melarat itu. Dua jarinya menjepit batang rokok; asap bergerak mengikuti tarikan tangannya. Mulanya Satpam […]
Laung tak tahu-menahu hukum tato menurut agama. Tak pernah pula dia terpikir mencongkel tato warna biru kelabu itu dari lengan […]
TURUN dari puncak Jabalkat, berguru pada Ki Gandrung Marsudi, Samsul berjalan dengan dada dibusungkan. Ia menyerap mantra sirep untuk mencuri […]
Keajaiban dan kebetulan itu beda-beda tipis. Namun, perbedaan tipis itu kalau direntang bisa panjang juga. Pada intinya, kalau bisa diringkas […]
Mamak membuang makanan. Itu sudah biasa. Bukan sekali dua kali. Bukan baru kali ini saja terjadi. Aminah, istriku, sering geram, […]
(1) Mereka menyeret Murdani dengan kasar, membuat luka tembak di kakinya semakin menganga, disayat ilalang dan semak-semak kuburan yang tajam. […]
“Badjingan!” umpat Kifler. Demi memperlihatkan rasa kesal yang tidak hanya muncul di ujung lidah, fonem /d/ dia selipkan di tengah […]