Puisi-puisi Putu Gede Pradipta (Bali); Hujan Kemudian Kesepian
Hujan /1/ Hujan yang singgah ke rekah tanah Barangkali menyimpan petuah pun silsilah /2/ Lewat nyanyi gerimis yang […]
Hujan /1/ Hujan yang singgah ke rekah tanah Barangkali menyimpan petuah pun silsilah /2/ Lewat nyanyi gerimis yang […]
Syair 1 Kawan Kata-kata lama telah mati. Buku-buku lama telah mati. Pembicaraan kita mengenai lubang seperti sepatu usang telah […]
Aku Engkau yang berjalan dalam maut, Tunjukkanlah rohmu Engkau yang berkibar dalam senja, Kumandangkanlah usiamu Engkau yang berjalan dalam […]
MANUSKRIP LAKU PERTAPA Betapa aku gagal jadi laku pertapa layaknya Santo Paulus demi menyepikan cintaku yang ingin suci dari […]
Drawing Hands, 1948 Kau yang menciptakanku. Aku yang menciptakanmu. Apa kalimat yang paling sesuai mewakili kesedihanmu? Senja di […]
Pelarian “I buried my heart in a willow tree You came along, gave it back to me Now we’re […]
Kaloser* Kupegang kedua tanganmu dan kudekatkan kepalaku ke dadamu, o, padi-padi! Kuresapi detak jantung dan kudengar jerit […]
Janji Tukang Jahit Undangan sudah lama tiba. Abdul Mustajab menanti sehelai kemeja idaman yang akan ia pakai guna menghadiri […]