Puisi-Puisi Samih al-Qasim; Surat dari Dalam Bui
surat dari dalam bui aku tak punya kertas, tak juga pena tapi aku—karena sengatnya panas dan getirnya nestapa—tak bisa […]
surat dari dalam bui aku tak punya kertas, tak juga pena tapi aku—karena sengatnya panas dan getirnya nestapa—tak bisa […]
~ Bagian I ~ Siapa yang tidak mengenal Nashr Hamid Abu Zaid di dunia ini? Pendekar hermeneutika dari kampung 1000 […]
Ia rajin beribadah. Kita mengingat ibadah itu menerjemahkan, menulis esai, dan mengurusi halaman-halaman sastra di majalah. Ibadah selama puluhan tahun […]
Barangkali ini sebuah kebetulan nan mengesankan. Sekira dua tahun belakangan, empat penulis terbilang kondang di gelanggang sastra Indonesia angkatan 90 […]
Berpuluh-puluh tahun kemudian setelah Perang Jawa[1] usai, dan pelarian Diponegoro[2] berakhir dalam kesunyian hatinya di Benteng Rotterdam[3], yang diikuti juga […]
Di dalam kitab Matsnawi karya Maulana Jalaludin Rumi (1207-1273 M) dituturkan bahwa ada seseorang yang sangat dahaga dilecut oleh keinginan […]
Dunia tengah dilanda politisasi dan ekonomisasi di segala bidang, termasuk moral, pada tahap yang paling massif. Jika pada masa Perang […]
“Saya berdosa, saya berdosa…,” begitu para biarawati di gereja Katolik mengulangi doa pengakuan dosa romo pendeta. Salah satu dari biarawati […]