Refleksi Hari Buku
Jika firman Tuhan (dalam berbagai agama) dapat disederhanakan menjadi sekadar buku, maka kini manusia benar-benar sudah “mengkhianati” kehidupannya. Bahkan kehidupan […]
Jika firman Tuhan (dalam berbagai agama) dapat disederhanakan menjadi sekadar buku, maka kini manusia benar-benar sudah “mengkhianati” kehidupannya. Bahkan kehidupan […]
Menjelang UN, sebuah judul berita di koran begitu menggelikan dan menggelisahkan saya: “Materi Bahasa Indonesia Paling Ditakuti”. Penulis rubrik bahasa […]
Pertengkaran rupanya berevolusi. Dulu pertengkaran pada masa Yunani pernah dibuat semacam hiburan. Begitupun sebagai hiburan, pertengkaran itu ternyata mematikan. Pertengkaran […]
Bagaimana mengukur keberhasilan pendidikan sastra di negara ini? Bagaimana pula menerawang nasib literasi anak bangsa? Jawabannya sederhana: lihatlah ke sekolah. […]
Seorang siswa saya bertanya demikian, “Mengapa pelajaran bahasa Indonesia kita tidak membahas sastrawan dan karangan-karangannya, Pak?” Menjawab pertanyaan itu, saya […]
Apakah ada yang hilang dari keluarga kita? Saya tak mau menjawabnya. Saya hanya menyodorkan fakta di mana pada peringatan hari […]
Syukur yang melimpah harus kita gumamkan setiap saat. Itu karena belakangan ini, di tengah gempuran teknologi, semakin banyak aktivis literasi. […]
Mimpi kita terhadap bahasa Indonesia sangat mantap: menjadi bahasa internasional. Peluang menjadi bahasa internasional ini tentu saja bukan mimpi muluk-muluk. […]