Pembisik dari Dublin
Awalnya aku ragu menjadi pemetik daun alur karena orang-orang akan merespons dalam dua tingkah, nyinyir atau salut. Suaeda maritima, […]
Awalnya aku ragu menjadi pemetik daun alur karena orang-orang akan merespons dalam dua tingkah, nyinyir atau salut. Suaeda maritima, […]
Sore itu, aku dilanda kebosanan yang luar biasa. Jenuh setengah mati. Dan begitulah hari mingguku, satu-satunya hari libur yang […]
Monolog: Agus R. Sarjono Sodara-sodara sekalian, kalian mungkin tidak tahu betapa gelapnya hidup saya dulu. Gelap yang segelap-gelapnya. Bayangkan, […]
Saat ini semestinya ia berada di rumah sakit menunggui bayinya. Bayinya itu lahir dalam kondisi yang tidak begitu […]
Perempuan itu selalu terlihat baik-baik saja. Ia mengeringkan rambut panjang hitamnya dengan handuk kecil. Ia tidak pernah pakai alat […]
Tak apalah kau tak percaya kisahku ini. Aku memaklumi itu, sebab kisah ini memang seperti dongeng atau fantasi belaka. Aku […]
Ia membuka matanya dan mengatakan bahwa dunia telah jauh lebih baik ketimbang terakhir kali ia melihatnya. Ia bangun dari […]
Agustus yang dingin—demikian aku mengingatnya—Eleo, kawan karibku, datang ke rumahku dan mengatakan kalau ia akan menikah. Sebelumnya kami sama-sama menertawakan […]