Puisi-Puisi Dwi Rahariyoso
Menjenguk Bapak Suatu hari di masa depan ia pulang untuk menjenguk bapak di masa lalu dibawanya tas kresek dan […]
Menjenguk Bapak Suatu hari di masa depan ia pulang untuk menjenguk bapak di masa lalu dibawanya tas kresek dan […]
Sejak Saat Ini, Kamu Bukanlah Dirimu Haruskah kami terjun dari ketinggian yang teramat Dan kami lihat darah di tangan kami […]
KEPADA PENYAIR : Al-Bayati sajakmu kapur barus digerus antan ibu, bukan lingga warisan –pasangan yoni masa lalu aku […]
Gedung –Jamal Khashoggi- di timur, ketika matahari rembeske atap gedungseorang lelaki mengenakan setelanantara gentar dan tenang, menyeberang namun […]
Asiyah sebab tuhan tak pernah tidur Ia tak punya mimpi. dan manusia diciptakan. sebab manusia tak sanggup menyimpan segalanya […]
RUMAHKU Tubuh adalah rumah. Segala di dalamnya, mulanya tiada. Lalu, aku datang menghuninya. Aku pun merabai segala lekuk bentukku. […]
Seorang Petani di Sarang Paceklik Langit kian terik berwarna bangsat Sawah seperti hamparan jarum raksasa Membuat ia ingin berbaring […]
SAJAK SIRIH TANAH Tinggal engkau yang kusembah sirih tanah usai getah trembesi, daun salam muda kulit buah manggis, […]