Puisi-Puisi A. Warits Rovi
DURI KENANGAN berteriak ke masa lalu lampau suaraku menelusup epitaf tahun ayah batu, ibu batu, kerabat batu diri hanya […]
DURI KENANGAN berteriak ke masa lalu lampau suaraku menelusup epitaf tahun ayah batu, ibu batu, kerabat batu diri hanya […]
Muara Surantih i sebelum muara itu dibangun — sungai yang meliuk serupa ular, kini lurus menancap laut— […]
Kepada seseorang yang telah lama berada dalam kota yang tersembunyi Kepada seseorang yang telah lama berada dalam kota […]
Menunggu Orang yang menunggu adalah ibu, jari-jarinya tertambat di banyaknya pintu otomatis dunia, pikirannya seperti ngengat serat telur […]
SEBENARNYA AKU MERINDUKANMU Di kotamu wajah bulan Menggoda langit hati Gedung-gedung baru Meruntuhkan kampung dan desa Juga kata-kata […]
BULAN DARI BALIK DINDING JAKARTA 1/ Di Grogol Petamburan, bulan separo manis berbiji, dinding persegi empat pucat, gambar […]
SUWUNG : sedekat-dekat angkara, sejauh-jauh kembara aku masih mencari-mu di antara barisan kidung yang disematkan para pertapa […]
PELAJARAN MENDAKI, 1 Kaki adalah senjata yang kami punyai. Sedang musuhnya, adalah pejal lembah dan terjal kawah di […]